Rawon dikenal sebagai salah satu hidangan legendaris dari Jawa Timur yang mudah dikenali lewat kuahnya yang berwarna hitam pekat. Cita rasa rawon kerap disebut kaya dan kompleks, dengan aroma rempah yang kuat. Kunci kekhasan warna sekaligus rasanya terletak pada kluwek (keluak), bumbu utama yang memberi karakter khas pada kuah.
Di tengah ragam olahan daging sapi di Indonesia, rawon daging memiliki tempat tersendiri bagi pencinta kuliner. Namun, memasak rawon membutuhkan kesabaran dan ketelitian, terutama dalam memilih serta mengolah bumbu agar rasa tetap autentik.
Variasi rawon juga hadir di berbagai daerah di Jawa Timur. Perbedaannya dapat terlihat dari kekentalan kuah, tingkat kepedasan, hingga pelengkap yang disajikan. Rawon Surabaya, misalnya, dikenal dengan kuah yang lebih kental dan pekat. Sementara rawon Nguling cenderung lebih encer dengan sensasi pedas yang menggigit.
Berikut rangkuman empat resep rawon daging yang dapat dicoba di rumah, mulai dari versi khas Surabaya, Nguling, rawon empal, hingga rawon kuah kental.
1. Rawon Daging Khas Surabaya
Rawon Surabaya dikenal dengan kuah yang kental dan pekat. Hidangan ini mengandalkan perpaduan rempah pilihan, dengan bahan utama potongan daging sandung lamur yang dimasak hingga empuk. Kaldu yang digunakan biasanya disaring dan diperkaya dengan daun jeruk, serai, serta lengkuas. Rawon ini lazim disajikan bersama tauge segar, telur asin, dan kerupuk udang.
2. Rawon Daging Khas Nguling
Berbeda dari Surabaya, rawon Nguling berciri kuah lebih encer dengan warna cokelat kehitaman. Rasanya kaya rempah dan dikenal memiliki tingkat kepedasan yang lebih kuat. Bahan utamanya daging sandung lamur yang direbus hingga empuk.
Bumbu halusnya terdiri dari bawang merah, bawang putih, keluwek, jahe, kemiri, kunyit, cabai merah, ketumbar, dan bumbu yang ditumis hingga wangi. Setelah itu, bumbu dicampurkan ke rebusan daging dan dimasak hingga kuah meresap. Pelengkap yang umum disajikan antara lain tauge segar, telur asin, dan sambal terasi.
3. Rawon Daging Empal
Versi ini memadukan rawon dengan daging sapi yang diolah menjadi empal. Bahan yang digunakan meliputi daging sapi, serai yang dimemarkan, serta daun jeruk. Bumbu halusnya terdiri dari bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, kemiri, dan ketumbar. Selain itu diperlukan air, garam, merica, serta minyak goreng.
Prosesnya dimulai dengan menyiapkan bahan dan menghaluskan bumbu. Daging direbus hingga empuk, lalu setelah dingin dipotong sesuai selera. Bumbu halus ditumis hingga harum, kemudian ditambahkan serai dan daun jeruk. Daging rebus dimasukkan agar terbalut bumbu, lalu ditambahkan air, garam, dan merica hingga kuah mendidih dan bumbu meresap.
Setelah itu, daging diangkat dan digoreng dalam minyak panas hingga kecokelatan dan garing. Penyajian dilakukan dengan meletakkan daging empal di piring dan menuangkan kuah rawon di sampingnya. Hidangan ini dapat dinikmati bersama nasi hangat, telur asin, tahu tempe, sambal, dan kerupuk.
4. Rawon Daging Kuah Kental
Resep ini menonjolkan kuah yang dimasak hingga mengental. Bahan utamanya daging sapi sandung lamur 500 gram, ditambah daun jeruk, jahe, dan lengkuas. Bumbu halusnya meliputi kluwek, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, kunyit, kemiri, ketumbar, merica, serta jinten.
Cara membuatnya diawali dengan menyiapkan bahan dan menghaluskan bumbu. Daging direbus hingga empuk, kemudian bumbu halus dimasukkan bersama daun jeruk, jahe, dan lengkuas ke dalam panci. Masak dengan api kecil hingga kuah mengental dan bumbu meresap. Rawon disajikan dalam mangkuk dengan tambahan tauge, telur asin, serta sambal terasi sebagai pelengkap.

