Kawasan sekitar Stasiun Bangil, Kabupaten Pasuruan, dikenal ramai dengan pilihan kuliner tradisional yang mudah diakses oleh pelancong maupun komuter. Keberadaan stasiun sebagai simpul transportasi membuat wisatawan dari luar kota dapat menjajal makanan khas setempat tanpa perlu bergantung pada kendaraan sewaan, cukup dengan berjalan kaki menyusuri jalan utama di sekitar stasiun.
Aktivitas di sekitar stasiun yang berlangsung dari pagi hingga malam turut membentuk ekosistem kuliner yang hidup. Beragam menu tersedia, mulai dari pilihan sarapan hingga hidangan yang lebih mengenyangkan. Berikut dua rekomendasi tempat makan di sekitar Stasiun Bangil yang dapat menjadi tujuan singgah saat berada di Pasuruan.
1. Nasi Punel
Nasi punel menjadi salah satu hidangan yang paling lekat dengan Bangil. Ciri utamanya adalah nasi bertekstur pulen dan lembut, kerap disajikan dengan alas daun pisang untuk menguatkan aroma. Salah satu lokasi yang disebut dekat dengan stasiun adalah Depot Nasi Punel Setia Budi di Jalan Gajahmada.
Di depot ini, nasi punel disajikan dengan serundeng, sayur lodeh tewel, serta pilihan lauk seperti empal daging, paru goreng, babat, kikil, hingga sate kerang. Sajian dilengkapi sambal khas yang menghadirkan perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas.
2. Kedai Bubur Ayam Gajah Mada
Bagi penumpang yang tiba pada pagi hari, bubur ayam dapat menjadi opsi sarapan yang praktis. Kedai Bubur Ayam Gajah Mada disebut berada tidak jauh dari kawasan stasiun dan menyajikan bubur hangat bertekstur lembut.
Sajiannya dilengkapi suwiran ayam, kuah kaldu gurih berempah, taburan cakue, serta kerupuk. Menu ini cocok untuk mengisi tenaga setelah perjalanan sebelum melanjutkan aktivitas di Bangil.