Daun bawang kerap digunakan sebagai pelengkap berbagai masakan, dari menu rumahan hingga hidangan profesional. Namun, bagian pangkal yang berakar sering kali dibuang setelah batang hijau dipotong. Padahal, sisa potongan tersebut masih memiliki daya tumbuh dan dapat dimanfaatkan kembali menjadi sumber daun bawang segar di rumah.
Tren berkebun skala kecil di lingkungan perkotaan turut mendorong praktik menanam ulang sayuran dari sisa dapur. Selain praktis dan hemat, langkah ini juga membantu mengurangi limbah organik rumah tangga. Dengan wadah sederhana dan air bersih, akar daun bawang dapat memunculkan tunas baru dalam waktu singkat dan berpotensi dipanen berulang.
Berikut dua metode menanam daun bawang dari sisa potongan: menggunakan media air dan media tanah.
Alasan sisa potongan daun bawang masih bisa ditanam
Pangkal daun bawang yang masih menyisakan akar umumnya tetap menyimpan jaringan hidup dan cadangan nutrisi. Jika ditempatkan pada kondisi yang sesuai—cukup air dan cahaya—bagian ini dapat menumbuhkan tunas baru. Metode ini juga dinilai cocok untuk pemula karena perawatannya relatif sederhana dan hasilnya dapat terlihat dalam hitungan hari.
Persiapan bahan dan alat
Beberapa perlengkapan yang dibutuhkan antara lain sisa potongan daun bawang bagian akar sepanjang sekitar 3–5 cm, wadah kecil berisi air atau pot tanam, air bersih, serta lokasi terang yang mendapat cahaya matahari. Jika memilih metode tanah, siapkan media tanam berupa tanah gembur dan kompos.
1) Menanam daun bawang dari sisa potongan di air
Metode ini menjadi pilihan paling sederhana karena tidak memerlukan tanah. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
Potong daun bawang untuk memasak dan sisakan pangkal putih beserta akar sepanjang kurang lebih 3–5 cm. Letakkan potongan tersebut ke dalam gelas, mangkuk kecil, botol bekas, atau wadah lain yang diisi air bersih. Pastikan bagian akar terendam, sementara batang putih berada di atas permukaan air agar tidak mudah membusuk. Simpan wadah di area terang, misalnya dekat jendela, untuk membantu pertumbuhan tunas. Air sebaiknya diganti setiap 1–2 hari guna menjaga kebersihan dan mencegah akar berlendir atau berbau.
Dalam beberapa hari, tunas hijau umumnya mulai muncul dari bagian tengah batang. Pada tahap ini, daun bawang bisa dipanen ringan atau dipindahkan ke media tanah untuk pertumbuhan yang lebih optimal.
2) Menanam daun bawang dari sisa potongan di tanah
Penanaman di tanah dinilai dapat menghasilkan daun yang lebih kuat dan tahan lama. Cara ini juga cocok jika ingin memanen berulang dalam jangka lebih panjang. Tahapannya meliputi:
Siapkan pot berlubang di bagian bawah agar air tidak menggenang. Isi dengan tanah gembur yang dicampur kompos. Tanam sisa potongan daun bawang secara tegak, dengan akar menghadap ke bawah. Tutup seluruh akar dengan tanah, sementara bagian batang tetap berada di atas permukaan. Siram secukupnya hingga media lembap, lalu letakkan pot di area yang mendapat cahaya matahari pagi.
Dengan metode ini, panen dapat dilakukan berkali-kali dengan memotong bagian atas, sementara pangkal tetap dibiarkan agar tumbuh kembali.
Tips agar bisa panen berulang
Agar daun bawang tetap produktif, pemanenan sebaiknya dilakukan dengan memotong bagian hijau dan menyisakan pangkal sekitar 2–3 cm agar titik tumbuh tetap aktif. Media tanam perlu dijaga tetap gembur; permukaan tanah dapat diaduk perlahan sesekali untuk membantu sirkulasi udara. Penambahan kompos matang atau pupuk kandang halus dapat dilakukan secara berkala, misalnya setiap 2–3 minggu. Penyiraman dilakukan saat permukaan media mulai kering, karena kondisi terlalu basah berisiko melemahkan akar. Tanaman juga memerlukan cahaya agar daun tumbuh tegak dan berwarna hijau segar. Daun yang tua atau menguning disarankan dipotong agar energi tanaman dapat terfokus pada tunas baru.
Jika setelah beberapa kali panen pertumbuhan terlihat melambat atau daun menjadi kurus, media tanam dapat ditambah kompos atau diganti untuk mengembalikan kesuburan.
Waktu tumbuh dan panen
Tunas baru umumnya mulai terlihat sekitar lima hari setelah penanaman. Panen dapat dilakukan saat tinggi daun sudah sesuai kebutuhan, biasanya dalam beberapa minggu, dengan cara memotong bagian hijau dan membiarkan akar tetap tumbuh.
Manfaat menanam daun bawang sendiri
Menanam daun bawang dari sisa potongan dapat membantu menghemat pengeluaran, mengurangi limbah dapur, serta menyediakan pasokan bahan segar yang bisa dipanen berulang. Aktivitas ini juga dapat menjadi pilihan berkebun sederhana di rumah, terutama bagi warga perkotaan dengan lahan terbatas.

