Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Gerakan Aksi Bergizi di SMAN 2 Kota Tangerang. Kegiatan yang melibatkan ratusan pelajar ini ditujukan untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah, sekaligus meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya gizi seimbang.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tangerang, Sari Nur Arofah, mengatakan program tersebut menjadi langkah untuk menekan angka anemia, terutama pada remaja putri. Ia menyebut Gerakan Aksi Bergizi merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bersama Empat Menteri dan Surat Edaran Wali Kota Tangerang.
“Melalui kegiatan ini kami mengajak para pelajar membiasakan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik, sarapan bergizi, serta edukasi kesehatan,” ujar Sari, Jumat (14/8/2026).
Dalam pelaksanaannya, siswa mengikuti senam bersama, sarapan sehat, serta penyuluhan mengenai pentingnya menjaga asupan gizi dan kesehatan reproduksi. Kegiatan juga disertai pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada siswi sebagai bagian dari program pencegahan dan penanggulangan anemia.
Sari menyampaikan, berdasarkan data Dinkes Kota Tangerang, cakupan konsumsi Tablet Tambah Darah bagi remaja putri telah mencapai 98,65 persen, atau 72.652 siswi dari total 73.557 sasaran. Sementara itu, hasil skrining menunjukkan angka anemia pada remaja putri berada di kisaran 16,11 persen.
Selain kegiatan edukasi, Dinkes Kota Tangerang juga mengukuhkan sekitar 130 Duta Kesehatan dari kalangan pelajar. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan dan teladan dalam mengampanyekan pola hidup sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Kami berharap para Duta Kesehatan dapat menjadi contoh bagi teman-temannya untuk menerapkan pola hidup sehat dan membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” kata Sari.
Kepala SMAN 2 Kota Tangerang, Kukuh Wahyudi, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, Gerakan Aksi Bergizi bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi yang seimbang.
“Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus dilakukan secara berkelanjutan. Kami berharap para pelajar semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bekal mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.