BANYUWANGI, 5 Agustus 2026 — Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi mengintensifkan upaya peningkatan konsumsi hasil laut sekaligus mendorong kesejahteraan pembudidaya dan nelayan. Salah satu strategi yang kini digencarkan adalah menjadikan udang sebagai bagian dari menu makanan sehari-hari masyarakat.
Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, SP, M.Si, mengatakan udang merupakan komoditas unggulan daerah dengan kandungan gizi dan protein yang tinggi serta dinilai aman dan sehat bagi pertumbuhan tubuh. Namun, selama ini udang masih kerap dipersepsikan sebagai makanan istimewa yang hanya disajikan pada momen tertentu.
Untuk mengubah kebiasaan konsumsi tersebut, dinas menjalankan sejumlah langkah. Pertama, sosialisasi mengenai nilai gizi udang sekaligus informasi bahwa komoditas ini mudah diolah dan harganya semakin terjangkau seiring melimpahnya pasokan lokal dari tambak warga.
Kedua, Dinas Perikanan berkoordinasi dengan instansi pendidikan dan pemerintah daerah untuk mendorong gerakan memasak udang di sekolah dan kantor. Upaya ini diarahkan agar menu olahan udang dapat masuk dalam Program Makan Bergizi Gratis, serta menjadi pilihan menu harian di kantin sekolah dan kantor pemerintahan.
Ketiga, dinas memberikan dukungan pada aspek pengolahan dan kemasan melalui pelatihan serta bantuan alat bagi kelompok pengolah. Beragam produk olahan seperti nugget, bakso, abon, hingga kerupuk didorong agar udang lebih mudah diterima oleh berbagai kelompok usia.
Keempat, dinas memfasilitasi penjualan langsung dari kelompok pembudidaya ke pasar tradisional, swalayan, hingga katering dan rumah makan tanpa perantara. Skema ini ditujukan untuk menjaga harga tetap terjangkau bagi konsumen, sekaligus memastikan pembudidaya memperoleh keuntungan.
Perwakilan Dinas Perikanan menyatakan konsumsi udang secara rutin tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap pembudidaya udang lokal Banyuwangi. Melalui rangkaian langkah tersebut, dinas berharap pasokan udang lokal terserap maksimal, harga lebih stabil dan menguntungkan petani, serta kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi lebih baik setiap hari.