Pertumbuhan ekonomi digital di Makassar menunjukkan tren positif, terutama pada sektor bisnis kuliner. Digitalisasi dinilai mendorong percepatan pendapatan pelaku usaha melalui integrasi sistem pembayaran digital serta dukungan pemerintah daerah.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Prof. Dr. Asriati, mengatakan pemanfaatan teknologi digital memberi banyak manfaat bagi pelaku usaha kuliner karena memudahkan akses konsumen sekaligus mengefisienkan waktu dan tenaga. Ia menyoroti penggunaan pembayaran digital seperti QRIS, dompet elektronik, dan mobile banking yang semakin memudahkan transaksi, meningkatkan efisiensi, serta memperluas jangkauan pasar.
Selain pembayaran, Prof. Asriati menilai digitalisasi juga membuka akses terhadap strategi pemasaran yang lebih luas melalui media sosial. Menurutnya, hal itu memberikan peluang bagi pemilik usaha kuliner untuk meningkatkan daya saing dan berkembang di pasar digital.
Ia menambahkan, pelaku bisnis kuliner di Makassar kini lebih adaptif memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan, bahkan hingga skala nasional. Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar disebut turut mendukung pengembangan UMKM dengan penetapan lokasi pasar kuliner dan penyelenggaraan event mingguan sebagai ruang promosi dan pertumbuhan usaha.

