PANDEGLANG — Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Wamenhaj RI) Dahnil Anzar Simanjuntak memanfaatkan waktu di sela rangkaian kegiatannya di Banten untuk menikmati suasana alam sekaligus mencicipi kuliner khas daerah.
Di Banten, Dahnil menjalani agenda pembinaan pegawai Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lebak dan Pandeglang pada Jumat (7/8/2026). Keesokan harinya, Sabtu (8/8/2026), ia menghadiri pelantikan Organisasi Kemasyarakatan Matahari Pagi Indonesia (MPI) Provinsi Banten di Pendopo Gubernur, KP3B.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, @dahnil_anzar_simanjuntak, Dahnil menceritakan aktivitasnya saat mengunjungi kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Kabupaten Pandeglang. Ia mengaku sempat berlari pagi di kawasan tersebut sebelum melanjutkan agenda di Kota Serang.
“Pagi tadi bada subuh sebelum menuju agenda di Kota Serang. Saya menjajal spot lari di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Kabupaten Pandeglang,” tulis Dahnil.
Selain menikmati suasana hutan, Dahnil menyoroti aktivitas warga yang menjajakan durian di kawasan itu. Menurutnya, pengunjung dapat membeli dan langsung menikmati durian yang tersedia.
“Asyik, di tengah hutan banyak mamang-mamang sedang menunggu duren jatuh, bisa dibeli dan makan langsung lho,” katanya.
Ia juga menyebut adanya warung di tengah kawasan hutan, sehingga pengunjung tetap bisa mendapatkan makanan setelah berolahraga.
“Dan di tengah hutan juga ada warung, jadi kalau lapar dan capek lari jangan khawatir mamang dan teteh akan segera membantu agar bisa makan kenyang,” tulisnya.
Dalam unggahan lain, Dahnil turut memperkenalkan kuliner tradisional khas Pandeglang. Salah satunya “Kue Balok” khas Menes, makanan berbahan dasar singkong dengan tambahan kelapa dan gula merah.
“Kuliner lokal Indonesia itu sangat kaya. Harta karun peradaban yang harus terus kita kenalkan dan lestarikan,” ujarnya.
Dahnil juga menyebut ia menikmati kuliner khas Pandeglang dengan tambahan durian Baduy dari Kabupaten Lebak. Ia menilai wilayah Banten Selatan, khususnya Lebak dan Pandeglang, memiliki beragam kuliner tradisional yang menarik untuk dicoba.
“Banten Selatan, terutama Lebak dan Pandeglang adalah dua daerah yang asyik dikunjungi ada banyak kuliner-kuliner tradisional yang harus kamu coba,” tulisnya.
Di akhir unggahannya, Dahnil mengajak masyarakat ikut mengenalkan dan melestarikan kuliner lokal serta budaya Nusantara. “Yuk lestarikan kuliner lokal. Lestari kuliner nusantara dan budaya nusantara,” katanya.