Perayaan Tahun Baru di Surabaya kerap diwarnai tradisi wisata kuliner malam. Saat pergantian tahun, sejumlah kawasan jajanan kaki lima dipadati warga maupun wisatawan yang berburu makanan hingga larut malam. Keramaian di area pejalan kaki berpadu dengan aroma masakan yang menggoda, membuat suasana perayaan terasa semakin meriah.
Salah satu destinasi yang dikenal luas adalah Sentra Wisata Kuliner (SWK) Taman Bungkul. Lokasi ini menawarkan beragam jajanan khas Surabaya dengan harga terjangkau. Suasana taman yang asri juga menjadi nilai tambah, sehingga pengunjung bisa menikmati makanan dengan lebih nyaman.
Bagi pencinta kuliner malam bernuansa tradisional, Pasar Malam Kodam Brawijaya disebut selalu ramai saat Tahun Baru. Beragam jajanan klasik mudah ditemukan, dengan suasana yang sederhana namun menghadirkan kesan nostalgia. Banyak pengunjung datang bersama keluarga untuk menikmati momen pergantian tahun.
Keramaian street food juga dapat dijumpai di Jalan Dharmawangsa yang terkenal dengan deretan pedagang kaki lima pada malam hari. Menu seperti sate, penyetan, hingga nasi goreng menjadi favorit. Lokasinya dinilai strategis dan mudah dijangkau, sehingga kerap menjadi pilihan untuk wisata kuliner malam.
Untuk wisatawan yang ingin menikmati suasana pesisir, Pantai Kenjeran Lama menawarkan kuliner laut kaki lima. Beragam olahan seafood dijajakan di sepanjang kawasan pantai, dan pengalaman makan ditemani angin laut menjadi daya tarik tersendiri. Area ini disebut ramai saat malam Tahun Baru.
Sementara itu, pilihan street food modern dapat ditemukan di Surabaya North Quay. Meski dikenal sebagai destinasi wisata, kawasan ini juga menghadirkan jajanan ringan. Food truck dan stan sementara kerap hadir saat libur panjang, dengan pemandangan kapal sebagai pelengkap suasana.
Di sisi lain, Jalan Kertajaya juga menjadi salah satu titik yang diminati. Banyak pedagang disebut tetap buka hingga dini hari saat perayaan Tahun Baru. Menu yang ditawarkan cenderung sederhana, namun tetap menggugah selera, dan kawasan ini ramai oleh mahasiswa serta wisatawan.
Keberagaman street food tersebut mencerminkan budaya kuliner Surabaya, dengan tiap kawasan memiliki ciri khasnya masing-masing. Wisata kuliner malam pun menjadi bagian dari perayaan Tahun Baru, sekaligus menunjukkan bahwa tradisi makan kaki lima tetap lestari di tengah modernisasi kota.

