Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerap bermula dari langkah sederhana. Hal itu dialami pasangan Yoyo Wahyono dan istrinya, Umi Ranti, yang merintis Catering Umi Ranti sejak 2012.
Dalam program siaran radio 92,8 FM Pro4 RRI Jakarta, Yoyo menceritakan usaha mereka pada awalnya hanya menjual peyek. Namun, permintaan pelanggan kemudian berkembang. “Awalnya hanya peyek, lalu pelanggan tanya nasi bakar. Sebagai marketing, saya bilang bisa. Tapi begitu saya kasih tahu istri, puyeng dia,” ujar Yoyo.
Meski sempat kebingungan, Umi Ranti akhirnya mampu meracik berbagai varian nasi bakar. Sejumlah pilihan yang ditawarkan antara lain ayam, teri, cumi, tongkol, peda, hingga rendang ayam, yang disebut menjadi favorit pelanggan.
Yoyo menilai inovasi tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan usaha mereka. Ia mengatakan, dorongan keadaan membuat mereka cepat beradaptasi. “Inovasi ini jadi tonggak penting. The power of kepepet itu nyata. Kita langsung cari resep dari media sosial, coba, dan langsung jual,” ucapnya.
Seiring waktu, bisnis mereka tidak hanya mengandalkan nasi bakar, tetapi juga mengembangkan produk nasi box dan snack box. Berbasis di Bekasi, Yoyo juga aktif mengikuti pelatihan yang diselenggarakan dinas koperasi serta komunitas UMKM.
Ia menekankan pentingnya promosi dan membangun relasi untuk memperluas jangkauan usaha. “Wajib hukumnya maju. Supaya orang tahu Yoyo itu siapa, produknya apa,” kata Yoyo.
Di sisi lain, Yoyo dan Umi Ranti turut melibatkan ibu-ibu di sekitar rumah dalam proses produksi. Meski demikian, pengolahan bumbu dan masakan tetap dikendalikan langsung oleh Umi Ranti.

