BERITA TERKINI
Bupati Jember Tinjau Pembangunan Kawasan Street Food, Progres Baru 25–30 Persen

Bupati Jember Tinjau Pembangunan Kawasan Street Food, Progres Baru 25–30 Persen

Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) kembali meninjau pembangunan Kawasan Street Food (kuliner jalanan) di sepanjang Jalan Kartini hingga Gatot Subroto, Kabupaten Jember, Selasa malam (19/5/2026). Dalam peninjauan itu, ia menyebut progres pembangunan masih berada di kisaran 25 hingga 30 persen.

Fawait mengatakan penyelesaian proyek tersebut masih memerlukan banyak pekerjaan. Ia menilai berbagai elemen pendukung kawasan belum terpasang sepenuhnya, termasuk lampu hias dan gerobak-gerobak yang direncanakan mengusung nuansa Nusantara dan dunia.

“Jadi kalau dikatakan mau selesai, belum, masih jauh. Lampu-lampunya belum semua, gerobak-gerobak dengan nuansa Nusantara dan dunia juga belum,” ujar Fawait, Rabu (20/5/2026).

Dalam rencana penataan, kawasan street food akan dipercantik dengan lampu hias melengkung vertikal berwarna merah dan kuning yang disebut menyerupai bentuk daun atau api. Penataan jalan juga telah menggunakan struktur paving block.

Fawait turut menyoroti salah satu titik yang menjadi perhatian, yakni area di depan Gereja Katolik Paroki Santo Yusuf Jember. Ia memastikan tidak akan ada lapak pedagang kaki lima (PKL) di lokasi tersebut agar tidak mengganggu estetika maupun fungsi ibadah.

Sebagai pengganti lapak, trotoar di area itu direncanakan dilengkapi fasilitas tempat duduk berbentuk bulat minimalis untuk bersantai. Fawait juga menyebut kawasan di sekitar gereja akan mengusung tema khusus agar selaras dengan lingkungan sekitar.

“Nanti nuansanya di sini nuansa Eropa, menyesuaikan gereja. Dari pertigaan sampai ke sana nuansanya Eropa Klasik, jadi nanti gerobaknya juga menyesuaikan,” tambahnya.

Untuk meningkatkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap fasilitas baru tersebut, Fawait membuka kesempatan bagi warga Jember menyumbangkan ide nama untuk kawasan street food itu. Ia mempersilakan usulan nama, termasuk yang bersifat humor.

Kawasan street food ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi pelaku UMKM di Jember sekaligus destinasi wisata kuliner malam yang tertata dan memiliki daya tarik visual bagi wisatawan.