BERITA TERKINI
BGN Tekankan Literasi Gizi dalam Program MBG untuk Bangun Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini

BGN Tekankan Literasi Gizi dalam Program MBG untuk Bangun Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bagi peserta didik, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk membangun pemahaman gizi dan membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BGN Sudaryono dalam kegiatan Kick-off Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru yang digelar BGN bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Rabu (12/8).

Sudaryono menekankan bahwa MBG bukan sekadar memberikan makanan, melainkan memastikan asupan gizi yang memadai untuk mendukung tumbuh kembang anak, serta kelompok lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Menurutnya, tujuan program ini bukan hanya membuat penerima manfaat merasa kenyang.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya pemahaman bahwa “makan bergizi” berbeda dengan “makan banyak”. Sudaryono menegaskan MBG dimaksudkan sebagai “makan bergizi gratis”, bukan sekadar makan kenyang, makan banyak, atau makan enak secara gratis.

Karena itu, edukasi gizi disebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MBG. Peserta didik diharapkan memahami unsur-unsur gizi seperti protein, serat, vitamin, mineral, dan karbohidrat, termasuk manfaatnya bagi tubuh.

Dalam upaya tersebut, guru dinilai memiliki peran strategis. Pengetahuan yang diberikan di sekolah diharapkan dapat diteruskan ke lingkungan keluarga, sehingga pemahaman anak dapat memengaruhi kebiasaan di rumah.

Sejalan dengan itu, Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Mariman Darto menyatakan keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh tersedianya makanan bergizi. Ia menilai faktor lain seperti pemahaman gizi seimbang, keamanan pangan, kebersihan, kedisiplinan, serta kebiasaan hidup sehat di satuan pendidikan turut menentukan capaian program.

BGN menilai literasi gizi menjadi elemen penting agar manfaat MBG melampaui pemenuhan kebutuhan gizi, sekaligus mendukung terbentuknya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui peran guru sebagai pendamping dan penggerak edukasi di sekolah maupun keluarga.