Badan Gizi Nasional (BGN) meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Papua menerapkan 23 modul edukasi gizi sebagai upaya memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Gunalan mengatakan, modul tersebut disiapkan sebagai panduan bagi petugas di lapangan dalam memberikan edukasi tentang pemenuhan gizi seimbang kepada masyarakat, sekolah, maupun penerima manfaat program.
Menurutnya, modul yang diberikan tidak hanya ditujukan untuk mendukung penerima manfaat, tetapi juga agar edukasi gizi dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Dengan begitu, angka kecukupan gizi diharapkan dapat dirasakan secara lebih merata.
Gunalan menyampaikan penguatan edukasi gizi penting agar masyarakat tidak hanya menerima makanan bergizi, tetapi juga memahami pentingnya pola makan sehat serta pemenuhan kebutuhan nutrisi sehari-hari.
Ia menjelaskan, materi dalam modul mencakup pemenuhan protein hewani dan nabati, pola konsumsi sehat, hingga penguatan pemahaman mengenai gizi seimbang bagi anak usia sekolah.
BGN juga berharap ke depan setiap SPPG di Papua dapat menghadirkan variasi menu makanan bergizi yang lebih banyak, terutama dengan memanfaatkan makanan lokal Papua, untuk meningkatkan minat dan antusiasme siswa dalam mengikuti Program MBG.
“Kami ingin anak-anak merasa senang menerima makanan bergizi sehingga program ini berjalan optimal dan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan generasi muda,” kata Gunalan usai membuka kegiatan Sosialisasi Modul Pendalaman Protein Hewan dan Nabati di Kota Jayapura.
Ia menambahkan, BGN bersama pemerintah daerah terus memperkuat kapasitas petugas serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di Papua.

