Materi berita yang diberikan tidak memuat informasi faktual yang dapat diolah menjadi artikel. Pada bagian judul maupun isi, data yang tersedia hanya berupa tanda pemisah dan frasa “Lanjutkan membaca” tanpa keterangan peristiwa, tokoh, lokasi, waktu, maupun konteks.
Agar dapat menulis ulang menjadi artikel jurnalistik yang netral dan informatif, diperlukan naskah berita asli atau ringkasan yang memuat setidaknya unsur 5W+1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana).

