BeanStar Coffee membuka outlet ketiganya di Gandaria City Mall, Jakarta. Ekspansi ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, sekaligus menandai kehadiran pertama mereka di pusat perbelanjaan modern setelah sebelumnya beroperasi di kawasan Blok M dan Menara BPJamsostek.
Chief Executive BeanStar Indonesia, Qian Yiming, mengatakan pembukaan gerai di dalam mal menjadi tonggak baru bagi brand tersebut. Menurutnya, lokasi di Gandaria City membuka peluang lebih besar untuk memperluas jangkauan pasar.
Qian menjelaskan, keputusan BeanStar masuk ke Indonesia didorong oleh pengamatan terhadap kebiasaan masyarakat yang menjadikan kopi sebagai bagian dari gaya hidup sosial. Ia menilai budaya berkumpul sambil minum kopi di Indonesia memiliki potensi pasar yang besar.
Dari sisi konsep, BeanStar menggabungkan inspirasi global dengan penyesuaian terhadap selera lokal. Perusahaan menyebut sekitar 70 persen produknya telah dikustomisasi untuk pasar Indonesia, dengan pendekatan yang menyesuaikan preferensi rasa konsumen di tiap negara.
Salah satu menu yang menjadi sorotan adalah -86Dirty Series. Minuman ini disajikan menggunakan gelas ramah lingkungan bersuhu hingga -86 derajat Celsius, sehingga menciptakan kontras antara dinginnya gelas dan kopi yang disajikan hangat. Lead Operations BeanStar Coffee, Wichi Lee, menjelaskan pengalaman unik muncul saat ristretto hangat dituangkan ke dalam gelas beku. Salah satu varian yang disebut populer adalah 86Dirty Vanilla Latte.
Selain seri tersebut, BeanStar juga menghadirkan Okinawa Caramel Latte yang memadukan rasa manis gula Kokuto dari Jepang dengan espresso arabika dan susu segar. Ada pula Tiger Bomb yang terinspirasi dari tren kopi di Shanghai dan mulai diperkenalkan ke pasar Indonesia. Untuk kebutuhan praktis, BeanStar meluncurkan Kopi Saku, kategori ready-to-drink (RTD) yang dirancang bagi gaya hidup urban.
Di tengah eksplorasi rasa global, BeanStar menyatakan tetap memberi perhatian pada kopi lokal Indonesia. Saat ini, mereka masih memadukan biji kopi dari sejumlah negara seperti Afrika dan Brasil untuk membentuk profil rasa tertentu. Namun, perusahaan menegaskan penggunaan biji kopi Indonesia akan ditingkatkan secara bertahap melalui riset yang telah berjalan sejak 2022.
Ke depan, BeanStar juga menyampaikan rencana pembukaan flagship store yang disebut akan sepenuhnya menggunakan biji kopi Indonesia. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk terlibat lebih jauh dalam ekosistem kopi lokal.

