Tabanan—Babinsa Desa Timpag, Koramil 1619-05/Kerambitan, Serda I Putu Oka Jaya Permana mendorong pengembangan potensi wisata desa berbasis kearifan lokal melalui pelestarian kuliner tradisional di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan. Upaya tersebut dilakukan lewat anjang sana dan silaturahmi bersama warga untuk membahas peluang pengembangan wisata desa, Minggu (9/8/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung di Desa Timpag, Serda I Putu Oka Jaya Permana didampingi Sekretaris Desa Timpag, I Nyoman Gempar, menyambangi rumah Pande Nyoman Darta. Pande Nyoman Darta merupakan penggagas sekaligus pemilik Bali Boga Living Museum yang dinilai memiliki potensi menjadi salah satu daya tarik wisata di Desa Timpag.
Pembahasan difokuskan pada pengembangan Bali Boga Living Museum dengan mengangkat kekayaan kuliner tradisional dan kearifan lokal masyarakat setempat. Konsep ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pelestarian warisan budaya, tetapi juga memperkenalkan ragam kuliner tradisional Desa Timpag kepada wisatawan yang berkunjung.
Serda I Putu Oka Jaya Permana menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai pihak dalam mengembangkan potensi wisata desa. Menurutnya, keberadaan Bali Boga Living Museum dapat menjadi langkah konkret untuk mengenalkan potensi budaya dan kuliner Desa Timpag secara lebih luas.
“Potensi kuliner tradisional dan budaya yang ada di Desa Timpag perlu terus dikembangkan dan dilestarikan. Kami berharap Bali Boga Living Museum dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus memperkenalkan kekayaan lokal Desa Timpag kepada wisatawan,” ujarnya.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, pengembangan Bali Boga Living Museum diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat tanpa mengesampingkan nilai-nilai kearifan lokal Desa Timpag.