BERITA TERKINI
Anne Avantie Akan Berbagi Pengalaman Bangun Bisnis Kuliner di Semarang Marketing Festival 2026

Anne Avantie Akan Berbagi Pengalaman Bangun Bisnis Kuliner di Semarang Marketing Festival 2026

Perancang kebaya kontemporer Anne Avantie dikenal luas sebagai ikon fesyen Indonesia yang karyanya kerap hadir di berbagai acara bergengsi. Namun, di luar dunia mode, ia juga menapaki jalur lain sebagai pengusaha kuliner melalui merek D’Kambodja Heritage Dapur Ndeso di Semarang.

Perjalanan bisnis kuliner tersebut bermula saat pandemi COVID-19 menekan industri fesyen, termasuk usaha kebaya yang digelutinya. Dalam situasi penjualan yang menurun dan ancaman terhadap keberlangsungan ratusan karyawan, Anne memilih beradaptasi dengan memanfaatkan hobi memasak.

Langkah awalnya dilakukan dengan berbagi resep melalui “Resep Dapur Avantie”. Seiring waktu, muncul saran agar ia membuka warung makan. Gagasan itu kemudian berkembang menjadi restoran D’Kambodja Heritage Dapur Ndeso yang resmi dibuka di kawasan Museum Mandala Bhakti, Semarang.

Restoran tersebut mengusung konsep “nostalgia rasa” dengan menu khas Jawa, di antaranya nasi gudeg, sate koyor, opor, serta aneka sambal. Anne juga disebut terlibat langsung dalam operasional, mulai dari turun ke pasar untuk memilih bahan baku hingga memasak dan melayani pelanggan. Keterlibatan pemilik secara langsung ini menjadi salah satu nilai yang memperkuat kedekatan dengan pelanggan sekaligus membangun kepercayaan pada kualitas sajian.

Ekspansi D’Kambodja tidak hanya dilakukan di Semarang. Anne juga menggelar pop up store di Jakarta, termasuk di Mall Kota Kasablanka. Berdasarkan unggahan di Instagram, ia rutin mengadakan “Pameran Kuweh Sisir” yang menghadirkan sejumlah menu andalan seperti sate koyor, lumpia, tahu bakso, dan berbagai sambal. Strategi pop up store ini menjadi cara untuk menjangkau pasar Jakarta tanpa membuka restoran permanen.

Kisah Anne Avantie menunjukkan bagaimana krisis dapat mendorong inovasi melalui diversifikasi usaha, konsistensi kualitas, serta keterlibatan langsung dalam bisnis. Pengalaman dan strategi yang ia jalankan rencananya akan dibagikan dalam sesi khusus di Semarang Marketing Festival 2026, bagian dari rangkaian Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026 yang menghadirkan para pemimpin industri untuk berbagi wawasan tentang persaingan bisnis di era modern.