BERITA TERKINI
Alfamidi dan Puskesmas Mabelopura Gelar Edukasi Gizi untuk Cegah Stunting di Palu

Alfamidi dan Puskesmas Mabelopura Gelar Edukasi Gizi untuk Cegah Stunting di Palu

PALU — Upaya menekan angka stunting di Kota Palu dinilai memerlukan keterlibatan banyak pihak. Selain pemerintah, peran dunia usaha juga didorong untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang memadai serta pemantauan kesehatan sejak dini.

Komitmen tersebut ditunjukkan PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) melalui Alfamidi Touwa 2 yang berkolaborasi dengan Puskesmas Mabelopura menggelar kegiatan Edukasi Keluarga Balita (EKB). Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Mengusung tema “Sehat Dukung Anak Aktif”, kegiatan menerapkan konsep Posyandu Siklus Kehidupan dengan layanan kesehatan untuk berbagai kelompok usia, mulai dari balita, remaja, hingga lansia.

Dalam pelaksanaannya, warga memperoleh sejumlah layanan, di antaranya pemantauan tumbuh kembang balita melalui pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pemberian obat cacing, pemeriksaan kesehatan gratis untuk remaja dan lansia, serta pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Selain edukasi kesehatan, Alfamidi juga menyalurkan bantuan intervensi gizi melalui program Protein Cegah Stunting kepada 50 anak penerima manfaat. Secara keseluruhan, program tersebut menjangkau 152 warga di sekitar Alfamidi Touwa 2.

Branch Manager Alfamidi, Zaldy Hidayat, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui program CSR di bidang kesehatan.

Menurut Zaldy, Alfamidi tidak hanya hadir sebagai jaringan ritel yang memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga ingin menjadi mitra pembangunan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup keluarga Indonesia.

“Melalui sinergi bersama Puskesmas Mabelopura, kami berharap semakin banyak orang tua memahami pentingnya pemenuhan gizi sejak dini, termasuk membiasakan anak mengonsumsi sarapan sehat. Dengan begitu, anak-anak di Kota Palu dapat tumbuh sehat, aktif, dan terhindar dari stunting,” ujar Zaldy.