Seiring bertambahnya usia, metabolisme tubuh cenderung melambat. Kondisi ini membuat lemak lebih mudah menumpuk, terutama di area perut. Selain memengaruhi penampilan, lemak perut juga dikaitkan dengan peningkatan risiko sejumlah penyakit, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, hingga penyakit jantung.
Ahli gizi Tara Collingwood mengatakan metabolisme yang lebih lambat dapat membuat lemak perut lebih mudah menumpuk dan lebih sulit dihilangkan. Meski demikian, ia menegaskan tidak ada satu makanan pun yang secara khusus ampuh membakar lemak perut.
Menurut Collingwood, pemilihan menu sarapan yang tepat dapat membantu mendukung metabolisme yang lebih sehat, menstabilkan gula darah, serta membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Ia menyarankan untuk memilih makanan yang tinggi protein, serat, dan lemak sehat agar rasa kenyang bertahan dan metabolisme tetap aktif.
Berikut tujuh pilihan menu sarapan yang dinilai dapat membantu mengurangi lemak perut, sebagaimana dikutip dari Eat This Not That.
1. Telur rebus
Telur menjadi salah satu rekomendasi utama. Collingwood menyebut telur menyediakan protein berkualitas tinggi yang dapat membuat kenyang selama berjam-jam dan membantu mempertahankan massa otot, terutama ketika metabolisme melambat seiring usia. Kombinasi protein dan lemak pada telur juga membantu menstabilkan gula darah dan mengurangi keinginan ngemil di tengah pagi.
2. Greek yogurt
Greek yogurt kaya protein dan mengandung probiotik yang mendukung kesehatan usus. Pencernaan yang sehat dinilai berperan penting dalam menjaga metabolisme tubuh. Untuk manfaat yang lebih optimal, Collingwood menyarankan memilih greek yogurt tanpa tambahan gula.
3. Oatmeal
Oatmeal mengandung serat larut yang baik untuk pencernaan dan membantu menurunkan kadar kolesterol. Seratnya juga memperlambat proses pencernaan sehingga gula darah lebih stabil dan nafsu makan lebih terkontrol. “Oat kaya akan serat larut, yang memperlambat pencernaan, membantu mengontrol gula darah, dan telah terbukti membantu mengurangi lemak visceral (perut) seiring waktu. Oat juga mendukung kesehatan jantung, yang penting setelah usia 50 tahun,” kata Collingwood.
4. Buah beri
Buah beri seperti stroberi, blueberry, dan raspberry disebut sebagai pilihan sarapan penting lainnya. Buah-buahan ini kaya antioksidan dan rendah kalori. Kandungan seratnya membantu mengontrol nafsu makan serta mendukung kesehatan jantung. Buah beri juga dapat digunakan sebagai topping untuk oatmeal atau yogurt.
5. Kacang dan selai kacang
Kacang-kacangan serta selai kacang murni tanpa tambahan gula dapat menjadi sumber energi di pagi hari. Almond, kenari, dan selai kacang alami mengandung lemak sehat, protein, dan serat. Nutrisi tersebut dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu mencegah makan berlebihan, yang dinilai penting dalam upaya mengurangi lemak perut.
6. Alpukat
Alpukat merupakan sumber lemak sehat, khususnya lemak tak jenuh tunggal yang disebut dapat membantu mengurangi lemak perut. Buah ini juga kaya serat sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Alpukat dapat dipadukan dengan roti gandum atau telur sebagai menu sarapan.
7. Biji-bijian utuh kaya serat
Pilihan lainnya adalah biji-bijian utuh yang tinggi serat, seperti roti gandum utuh, sereal tinggi serat, dan quinoa. Jenis makanan ini menyediakan karbohidrat yang dicerna lebih lambat dan serat yang membantu mengatur nafsu makan serta mengurangi penumpukan lemak perut dari waktu ke waktu. Collingwood menyarankan konsumsi setidaknya 3–5 gram serat per porsi.

