BERITA TERKINI
5 Cara Mengatasi Rasa Kesepian bagi Anak Rantau

5 Cara Mengatasi Rasa Kesepian bagi Anak Rantau

Merantau dan tinggal jauh dari keluarga, teman, maupun pasangan kerap memunculkan rasa kesepian, terutama pada masa-masa awal. Kondisi ini juga sering disertai perasaan homesick atau rindu rumah. Rasa kesepian sendiri merupakan hal yang wajar dan dapat dialami banyak orang, bahkan tak jarang berujung pada perasaan sedih hingga lebih mudah menangis.

Meski umum terjadi, rasa kesepian perlu dikelola dengan baik. Mengutip Everyday Health, kesepian yang tidak teratasi dapat berdampak pada kesehatan, mulai dari peradangan kronis, demensia, meningkatnya risiko depresi, hingga risiko penyakit jantung. Karena itu, membangun kebiasaan dan aktivitas positif dapat membantu mengurangi rasa sepi selama menjalani hidup di perantauan.

Berikut lima cara yang bisa dicoba untuk mengatasi rasa kesepian sebagai anak rantau.

1. Jalan-jalan

Salah satu langkah sederhana saat dilanda kesepian adalah berjalan-jalan, terutama ketika baru tiba di tempat baru. Selain membantu menghilangkan bosan, kegiatan ini dapat membuat perantau lebih mengenal lingkungan dan mempercepat proses adaptasi. The Bustle menyebut menjelajahi kota baru seorang diri bisa menjadi pengalaman yang mengasyikkan sekaligus memberdayakan, karena membantu membangun kedekatan dengan tempat baru dan diri sendiri.

2. Mencari hobi dan kegiatan baru

Selain jalan-jalan, mencoba hobi atau kegiatan baru dapat menjadi cara lain untuk mengisi waktu dan mengurangi rasa sepi. Aktivitas ini dinilai cocok bagi mereka yang cenderung introvert. Masih mengacu pada The Bustle, membangun rutinitas dasar melalui tugas-tugas kecil yang dilakukan setiap hari dapat menghadirkan rasa tenang, bahkan lebih dari yang disadari.

3. Bergabung dengan komunitas atau menjadi sukarelawan

Kesepian umumnya muncul ketika seseorang merasa tidak terhubung dengan orang lain, baik secara fisik maupun emosional. Untuk mengatasinya, perantau dapat mencoba bergabung dengan komunitas, misalnya komunitas hobi atau komunitas daerah asal. Very Well Mind menyebut bergabung dalam komunitas dapat mempertemukan seseorang dengan orang-orang yang memiliki setidaknya satu minat yang sama. Alternatif lain adalah menjadi sukarelawan untuk tujuan yang diyakini, yang bisa memberi manfaat seperti bertemu orang baru, mendapatkan pengalaman baru, hingga menemukan makna hidup.

4. Mencoba kerja freelance atau part time

Bagi yang merasa sulit berdiam diri di kos atau rumah, bekerja freelance atau part time bisa menjadi pilihan. Peluang pekerjaan semacam ini juga banyak diminati, termasuk oleh mahasiswa. Pilihannya beragam, mulai dari penulis lepas, tim event organizer, hingga barista di coffee shop. Rutinitas kerja dapat membantu mengalihkan rasa kesepian, memperluas relasi, sekaligus menambah uang saku.

5. Memelihara hewan

Memelihara hewan seperti kucing atau anjing juga dapat menjadi alternatif untuk mengurangi rasa kesepian. Menurut Very Well Mind, memelihara hewan menggabungkan manfaat altruisme dan persahabatan. Hewan peliharaan dapat menjadi teman bermain, termasuk diajak beraktivitas di luar rumah seperti ke taman atau lapangan olahraga. Selain itu, memiliki hewan peliharaan juga berpotensi menghubungkan seseorang dengan komunitas yang memiliki minat serupa.