BERITA TERKINI
Yusuf Mahardika Ungkap Kisah di Balik Pengakuan Pernah ‘Bunuh’ Orang Saat Popularitas Si Madun Memuncak

Yusuf Mahardika Ungkap Kisah di Balik Pengakuan Pernah ‘Bunuh’ Orang Saat Popularitas Si Madun Memuncak

Aktor Yusuf Mahardika, yang dikenal lewat sinetron Tendangan Si Madun, kembali menjadi perhatian setelah mengungkap pengalaman yang ia sebut sebagai pernah ‘bunuh’ orang. Pengakuan itu disampaikannya dalam perbincangan dengan Alfie Alfandy di kanal YouTube Alfie Alfandy melalui video berjudul ‘Madun Pernah Bunuh Orang’.

Dalam percakapan tersebut, Yusuf menceritakan sisi berat dari popularitas yang ia rasakan ketika namanya melejit pada usia sekitar 12 tahun. Ia mengawali ceritanya dengan menyebut bahwa menjadi terkenal tidak selalu menyenangkan.

“Jadi terkenal pun ada gak enaknya juga. Aku pernah ‘bunuh’ orang bang, percaya nggak?,” ujar Yusuf. Mendengar itu, Alfie mengaku terkejut dan sempat mengira Yusuf benar-benar melakukan tindak kekerasan.

Yusuf kemudian menjelaskan bahwa istilah ‘membunuh’ yang ia maksud bukanlah tindakan langsung, melainkan perasaan bersalah yang ia tanggung setelah mendengar kabar duka. Ia menyebut pernah mendengar cerita tentang seorang anak di Jawa Tengah atau Jawa Timur yang pamit kepada ibunya untuk membeli kaus bergambar Si Madun di pasar. Menurut Yusuf, anak tersebut kemudian tertabrak kendaraan dan meninggal dunia.

Kabar itu membuat Yusuf terpukul. Ia mengaku langsung menangis saat mendengarnya dan merasa terbebani, mengingat usianya saat itu masih sangat muda.

“Aku pas dengar kabarnya, langsung nangis,” kata Yusuf. Ia juga menggambarkan kebingungannya ketika harus menghadapi status sebagai figur panutan di usia belia. “Anak umur 12 tahun yang biasanya main doang tiba-tiba harus jadi orang yang panutan banyak orang, jadi kayak beban tersendiri,” lanjutnya.

Yusuf mengatakan, meski tidak mengenal anak tersebut, alasan sang anak pergi untuk membeli baju Si Madun membuatnya merasa seolah turut menjadi penyebab tragedi. “Pas dia meninggal, aku ngerasa astaga sudah kayak bunuh orang bang, nyawa itu,” ujarnya.

Setelah mendengar penjelasan itu, Alfie menyatakan ia sempat salah paham. “Astaghfirullah, gue kira elu nusuk orang,” katanya.

Peristiwa tersebut, menurut Yusuf, menjadi titik balik yang membuatnya bertekad untuk lebih memperhatikan para penggemar, terutama anak-anak yang mengidolakan dirinya. Ia menyebut berjanji akan berusaha menemui penggemar yang ingin bertemu, seberapa pun lelahnya.

Ia juga menceritakan satu pengalaman ketika diminta bertemu seorang anak pengidap tumor yang ingin bertemu Madun. Yusuf mengaku pulang syuting tanpa beristirahat dan langsung menemui anak tersebut. “Alhamdulillah dia senang. Aku ajak ke lokasi dan seminggu kemudian dia meninggal,” kenangnya. Yusuf menambahkan bahwa menurut informasi yang ia terima, salah satu cita-cita anak itu adalah bertemu Madun.

Sejak saat itu, Yusuf menyatakan dirinya berusaha lebih dekat dengan para penggemar, sembari membawa pengalaman emosional tersebut sebagai pengingat atas dampak popularitas yang ia alami sejak kecil.