Wyley Simpson, sosok yang sempat menjadi perhatian publik karena mengalami kehamilan meski dikenal sebagai pria, kembali menjadi perbincangan. Wyley mengungkapkan perasaannya menjelang persalinan, termasuk rasa takut yang ia akui secara terbuka.
Wyley Simpson disebut berasal dari San Antonio, Texas. Dalam pemberitaan, dijelaskan bahwa Wyley merupakan transgender—terlahir sebagai perempuan namun kemudian menjalani operasi sehingga fisiknya menjadi laki-laki.
Merujuk pada penjelasan yang dikutip dari Healthline, tidak semua orang yang lahir sebagai perempuan akan mengidentifikasi diri sebagai perempuan, begitu pula sebaliknya. Mereka yang berada dalam spektrum ini dapat menggambarkan diri sebagai transgender atau transmaskulin. Meski telah bertransisi, sebagian orang transgender masih memiliki organ reproduksi perempuan, termasuk rahim dan ovarium.
Bagi transgender yang menjalani terapi hormon, seperti suntik testosteron, menstruasi umumnya berhenti dalam waktu sekitar enam bulan setelah memulai terapi penggantian hormon (HRT). Untuk bisa hamil, penggunaan testosteron perlu dihentikan. Namun, dalam pemberitaan yang sama disebutkan masih ada kemungkinan pria transgender yang menggunakan testosteron untuk hamil, terutama jika melakukan hubungan intim tanpa pengaman. Karena keterbatasan penelitian dan perbedaan fisiologi tiap individu, efektivitas testosteron sebagai metode pencegahan kehamilan disebut belum sepenuhnya jelas.
Terkait proses persalinan, sebuah survei yang dikutip menyebut sebagian orang transgender memilih melahirkan melalui operasi sesar. Disebutkan pula bahwa sekitar 25% orang yang menjalani sesar berpotensi merasa kurang nyaman dengan persalinan pervaginam atau persalinan normal.
Meski disebut merasa senang dengan kehamilannya, Wyley mengaku tetap diliputi ketakutan menghadapi persalinan. “Aku takut sakit. Aku tidak akan berbohong tentang itu,” ujarnya.

