Pemerintah Kota Gorontalo terus mendorong keterlibatan pelaku usaha dari beragam latar belakang dalam kegiatan UMKM Street Food yang digelar di sepanjang ruas jalan dari Rumah Dinas Gubernur hingga kawasan McDonald’s. Kegiatan ini disebut menjadi salah satu pusat keramaian baru di Kota Gorontalo.
Salah satu bentuk keterlibatan tersebut terlihat dari partisipasi kedai yang dikelola penyandang disabilitas tuli. Melalui event ini, pemerintah memberikan ruang yang sama bagi seluruh pelaku UMKM, termasuk kelompok disabilitas, untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi yang terbuka bagi masyarakat.
Kehadiran kedai tuli di kawasan Street Food juga menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Proses komunikasi antara pengunjung dan pengelola dilakukan secara nonverbal, namun tetap berlangsung hangat dan interaktif.
Salah seorang pengunjung, Febi, menilai keikutsertaan pelaku usaha disabilitas menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas mampu menjalankan usaha secara mandiri dan produktif di tengah masyarakat. “Kehadiran mereka sekaligus menunjukkan bahwa penyandang disabilitas juga memiliki kemampuan untuk menjalankan usaha secara mandiri dan produktif di tengah masyarakat,” ujar Febi, Minggu (10/5/2026).
Pemerintah Kota Gorontalo menilai pelibatan seluruh kelompok masyarakat dalam kegiatan publik merupakan bagian dari upaya menciptakan ruang ekonomi yang inklusif dan setara. Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi baru, pelaksanaan Street Food juga diharapkan memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Selama pelaksanaannya, kegiatan tersebut melibatkan ratusan pelaku UMKM dan menarik ribuan pengunjung setiap malam.

