BERITA TERKINI
Umbut Rotan Masih Diminati di Pasar Tradisional Kutai Barat

Umbut Rotan Masih Diminati di Pasar Tradisional Kutai Barat

Sendawar—Batang rotan muda yang dikenal sebagai umbut rotan masih dapat dijumpai di pasar tradisional Kutai Barat, Kalimantan Timur. Selain kerap dimanfaatkan untuk bahan kerajinan, bagian muda tanaman rotan juga diolah menjadi makanan tradisional yang dikenal di kalangan masyarakat Dayak.

Umbut rotan dapat diolah menjadi beragam hidangan. Setelah melalui proses pengolahan, bahan ini bisa dimasak menjadi gulai yang dicampur ikan, sayur asam, atau disajikan sebagai lalapan bersama sambal.

Salah satu penjual umbut rotan di Pasar Malam, Feronika, mengatakan umbut yang dijualnya berasal dari tanaman rotan yang tumbuh di kawasan hutan. Dalam sekali berjualan, ia membawa sekitar 30 batang umbut untuk ditawarkan kepada pengunjung pasar.

“Dalam sekali berjualan, saya bisa membawa sekitar 30 batang umbut,” kata Feronika, Senin (5/10/2026).

Menurut Feronika, umbut rotan masih diminati masyarakat yang mengenal dan terbiasa mengolahnya sebagai menu sehari-hari. Umbut rotan berasal dari bagian batang yang masih muda sehingga dapat dikonsumsi setelah diolah.

Dalam praktiknya, umbut rotan dapat dimasak sesuai selera dengan bumbu dan bahan pelengkap yang tersedia di rumah. Keberadaannya di pasar turut mencerminkan keberagaman pangan lokal yang masih dipertahankan masyarakat, sekaligus memperlihatkan cara pemanfaatan hasil hutan sebagai sumber pangan.

Di tengah semakin beragamnya pilihan makanan, kuliner berbahan umbut rotan masih menjadi bagian dari kekayaan tradisi dan cita rasa masyarakat Dayak yang dikenalkan dari generasi ke generasi.