Menyiapkan sahur dan berbuka puasa sering kali menuntut serba cepat, terutama ketika waktu memasak terbatas dan energi berkurang. Salah satu cara yang bisa membantu adalah menata dapur agar alur kerja lebih rapi dan mudah. Berikut tujuh tips tata ruang dapur yang dapat diterapkan selama bulan puasa.
1. Bagi dapur menjadi area basah dan kering
Tidak semua rumah memiliki dapur basah dan kering yang terpisah, terutama jika luas ruangan terbatas. Namun, pembagian fungsi tetap bisa diupayakan agar aktivitas memasak lebih terorganisasi.
- Area basah digunakan untuk proses memasak yang lebih kompleks, mulai dari mencuci bahan, menyiapkan bumbu, hingga mengolah makanan sampai matang.
- Area kering dipakai untuk kegiatan yang lebih praktis, seperti memasak mi instan, membakar roti, menghangatkan makanan, atau membuat teh dan kopi.
Pembagian dua area ini dapat memudahkan persiapan sahur dan berbuka, meski dapur berukuran minimalis.
2. Lapisi meja dapur dengan plastik tebal
Untuk menghemat waktu membersihkan dapur, meja dapur bisa dilapisi plastik tebal. Dengan cara ini, tumpahan kuah, kecap, saus, atau bahan makanan lain tertahan di permukaan plastik dan lebih mudah dibersihkan menggunakan lap basah serta sedikit sabun.
3. Pisahkan alat masak dan alat makan
Dapur kerap menjadi tempat penyimpanan alat masak sekaligus alat makan. Selama Ramadan, pemisahan keduanya dapat membuat aktivitas lebih ringkas.
- Letakkan alat masak di area dapur basah.
- Simpan alat makan di area kering.
Penataan ini membantu persiapan sahur dan berbuka terasa lebih praktis.
4. Kelompokkan alat masak sesuai kebutuhan
Alat masak yang terlalu banyak dibiarkan di luar dapat membuat dapur terasa sempit. Pilih dan kelompokkan peralatan yang benar-benar rutin digunakan, seperti panci dan penggorengan yang sering dipakai. Sementara itu, peralatan yang jarang digunakan dapat disimpan di lemari atau gudang agar ruang gerak lebih leluasa.
5. Pasang rak atau meja bumbu di dekat kompor
Waktu memasak saat sahur sering terasa singkat. Untuk mempercepat proses, sediakan rak atau meja kecil khusus bumbu di dekat kompor agar mudah dijangkau tanpa perlu mencari.
- Letakkan bumbu serbuk seperti lada, gula, dan garam di bagian paling depan.
- Susun kecap, saus tiram, dan bumbu botolan lain pada lajur berikutnya.
6. Susun peralatan cuci di dekat wastafel
Setelah berbuka, waktu biasanya diisi dengan rangkaian ibadah hingga tubuh terasa lelah dan mengantuk. Agar dapur tetap mudah dibereskan, siapkan peralatan cuci di sekitar wastafel.
- Tempatkan sabun dan sabut pencuci di area yang mudah dijangkau.
- Sediakan saringan sayur dan alat pembersih bahan makanan lain di dekat wastafel.
Dengan begitu, peralatan sudah siap digunakan saat menyiapkan santap sahur.
7. Sediakan lap bersih di beberapa titik
Lap bersih sebaiknya tersedia di beberapa titik dapur untuk memudahkan membersihkan tumpahan atau mengelap permukaan kerja. Letakkan setidaknya satu lap di dekat kompor, satu di dekat wastafel, dan satu di meja persiapan bahan makanan. Selebihnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Dengan penataan yang lebih terarah, aktivitas di dapur selama Ramadan dapat berjalan lebih efisien, baik saat menyiapkan sahur maupun berbuka puasa.

