Tren baru di Instagram belakangan ramai diperbincangkan, salah satunya adalah “Video Rasio Geprek”. Lewat format ini, pengguna dapat mengunggah foto atau video dengan tampilan yang terlihat lebih kecil dan minimalis, namun tetap memberi kesan estetik dan sinematik.
Dalam tren tersebut, konten dibuat dengan rasio layar melebar dan lebih kecil dibanding tampilan foto atau video pada umumnya. Efek visual yang muncul membuat objek utama seolah “ditekan” masuk ke dalam frame, sehingga menghasilkan tampilan yang unik.
Seiring berkembangnya aplikasi dan situs penyuntingan yang kian mudah diakses, seperti Canva dan CapCut, pengguna dapat mengikuti tren ini dengan menyesuaikan format dan ukuran kanvas sebelum mengunggahnya ke media sosial.
Untuk mengikuti tren Video Rasio Geprek, salah satu ketentuan penting yang perlu diketahui adalah ukuran rasionya. Format yang digunakan disebut berada di kisaran 5120 x 1080 piksel.
Ukuran video Rasio Geprek
Rasio video yang digunakan pada tren ini berkisar 5120 x 1080 piksel.
Cara membuat Video Rasio Geprek
1. Mengubah rasio di Canva
Pengguna dapat memulai dengan menyiapkan kanvas berukuran 5120 x 1080 piksel di Canva. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
Buka aplikasi Canva atau situs resmi Canva.
Pilih kanvas kosong.
Ubah ukuran kanvas menjadi 5120 x 1080 piksel.
Masukkan foto atau video yang ingin diubah.
Posisikan objek utama pada kanvas yang sudah diatur.
Setelah selesai, klik “Simpan” atau “Unduh”.
2. Melanjutkan pengeditan di CapCut
Setelah rasio disesuaikan di Canva, proses pengeditan dapat dilanjutkan di CapCut untuk menambah elemen visual. Tahapannya antara lain:
Buka aplikasi CapCut.
Impor foto atau video yang telah diedit di Canva dengan rasio 5120 x 1080 piksel.
Tambahkan video atau foto yang akan dibuat menjadi gaya Geprek.
Sesuaikan ukuran objek pada area frame yang terlihat melebar.
Lakukan pengeditan dengan menambahkan efek, filter, atau elemen lain sesuai kebutuhan.
Tambahkan transisi agar tampilan lebih sinematis.
Simpan atau ekspor video dengan kualitas terbaik.
Setelah itu, video dapat dibagikan ke media sosial.

