BERITA TERKINI
Tren TikTok: “Kicau Mania” Beradu dengan Scuba Dance, Netizen Padukan Estetika dan Humor Lokal

Tren TikTok: “Kicau Mania” Beradu dengan Scuba Dance, Netizen Padukan Estetika dan Humor Lokal

Jakarta — TikTok kembali diramaikan tren yang mempertemukan dua hal yang kontras: “Kicau Mania” yang lekat dengan komunitas pecinta burung, dan Scuba Dance yang dikenal sebagai tren gerakan lincah di kalangan Gen Z. Di linimasa For You Page (FYP), keduanya kerap tampil dalam format video transisi atau remix yang justru mengundang hiburan bagi warganet.

Tren “Kicau Mania” dipicu oleh lagu kolaborasi Ndarboy Genk bersama Banditoz Yaow 86 yang dirilis pada awal 2026. Lagu bernuansa dangdut modern itu mengangkat cerita tentang kegemaran merawat burung, mulai dari menyuapi (ngloloh) hingga membawanya ke arena lomba (ngantang).

Penggalan lirik yang ikonik, “Kicau, kicau, kicau mania (hemmm)”, cepat menjadi sound favorit. Menariknya, penggunaan lagu ini meluas melampaui komunitas pecinta burung. Sejumlah pengguna, termasuk penggemar K-pop, memakainya untuk mengedit video idola favorit dengan gaya slowmotion dan jedag-jedug.

Sementara itu, Scuba Dance dikenal lewat rangkaian gerakan tangan dan tubuh yang lincah, menyerupai gerakan di bawah air atau menyelam. Tren ini umumnya diiringi musik bertempo cepat dan energik. Akar gerakan Scuba Dance yang viral disebut berasal dari meme film animasi “Zootopia” yang lebih dulu populer di luar negeri.

Di Indonesia, tren tersebut mengalami adaptasi yang berbeda. Alih-alih menggunakan musik aslinya, gerakan Scuba Dance dipadukan dengan lagu “Kicau Mania”. Perpaduan ini mengubah kesan gerakan yang semula terlihat “internasional” menjadi lebih kocak, namun tetap pas mengikuti irama dangdut modern. Sejumlah pengguna juga membandingkan kedua tren itu dalam narasi “Luar Negeri vs Indonesia”, yang menonjolkan perbedaan antara sisi estetik dance global dan humor bernuansa lokal.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana budaya digital bergerak cair: sebuah gerakan yang lahir dari meme film animasi dapat berubah makna ketika diadaptasi pengguna di negara lain, lalu melebur dengan lagu yang sedang viral hingga membentuk tren baru di media sosial.