BERITA TERKINI
Tren Slugging Viral di TikTok Tuai Pro dan Kontra di Kalangan Ahli Kulit

Tren Slugging Viral di TikTok Tuai Pro dan Kontra di Kalangan Ahli Kulit

Tren perawatan kulit “slugging” kembali ramai dibicarakan di TikTok. Metode ini diklaim mampu membuat kulit wajah tampak lebih glowing dan lembap. Namun, sejumlah ahli kulit menilai praktik tersebut tidak sesederhana klaim viral yang beredar di media sosial.

Pendukung slugging menyebut penggunaan petroleum jelly dapat membantu mengunci kelembapan dan memperbaiki skin barrier. Mereka menilai teknik ini bermanfaat terutama bagi pemilik kulit kering atau kulit yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.

Di sisi lain, sebagian dermatolog mengingatkan adanya risiko bagi kulit berminyak dan rentan jerawat. Lapisan oklusif dari petroleum jelly dinilai berpotensi menjebak sebum dan bakteri, sehingga pada sebagian orang dapat memicu komedo maupun breakout.

Kelompok yang pro menekankan bahwa slugging telah lama dikenal dalam praktik dermatologi sebagai langkah untuk mengunci hidrasi. Mereka juga berpendapat bahwa hasil glowing yang ramai ditampilkan di TikTok bukan semata efek psikologis.

Sementara itu, pihak yang kontra menyoroti bahwa tidak semua jenis kulit memerlukan lapisan berat seperti petroleum jelly setiap malam. Menurut mereka, penggunaan berlebihan dapat mengganggu keseimbangan alami kulit dan memperburuk kondisi tertentu.

Sejumlah ahli menyarankan pendekatan yang lebih moderat, misalnya menerapkan slugging hanya pada area yang kering, bukan di seluruh wajah. Cara ini dinilai dapat tetap memberikan manfaat dengan risiko penyumbatan pori yang lebih rendah.

Perdebatan mengenai slugging menegaskan pentingnya personalisasi perawatan kulit berdasarkan jenis dan kebutuhan masing-masing, bukan sekadar mengikuti tren viral. Para ahli juga sepakat bahwa berkonsultasi dengan dermatolog menjadi langkah terbaik sebelum mencoba metode perawatan kulit yang dianggap ekstrem.