BERITA TERKINI
Sleman Gelar Hari Pangan Sedunia 2026, Angkat Inovasi Pangan Lokal dan Lomba Kelompencapir

Sleman Gelar Hari Pangan Sedunia 2026, Angkat Inovasi Pangan Lokal dan Lomba Kelompencapir

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026 tingkat Kabupaten Sleman dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan tahunan ini akan digelar di Halaman Kantor Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, dengan konsep pesta rakyat sekaligus forum edukasi interaktif yang melibatkan sekitar 500 peserta.

Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai petani, Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani (KWT), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Desa Mandiri Pangan, pelaku usaha pertanian, hingga jajaran pegawai DP3 Sleman.

HPS 2026 mengusung tema global “Innovate Today. Nourish Tomorrow.” atau “Berinovasi Hari Ini. Menumbuhkan Masa Depan”. Melalui tema tersebut, Pemkab Sleman menargetkan penguatan pemanfaatan pangan lokal nonberas serta memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku usaha agribisnis di wilayah setempat.

Sekretaris DP3 Kabupaten Sleman, Rofiq Andriyanto, SHut MT, menjelaskan bahwa peringatan HPS 2026 menjadi momentum untuk mengapresiasi kreativitas masyarakat dalam diversifikasi pangan berbasis bahan baku lokal. Ia menilai ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada komoditas beras, tetapi juga pada kemampuan masyarakat mengolah dan memanfaatkan sumber pangan lokal lain secara berkelanjutan, seperti umbi-umbian hingga olahan jantung pisang.

“Melalui momentum Hari Pangan Sedunia ini, kami ingin menegaskan bahwa inovasi pangan lokal di Sleman bukan lagi sekadar wacana, melainkan sudah menjadi gerakan nyata di dapur-dapur rumah tangga maupun UMKM. Kami menghadirkan ruang kolaborasi bagi para pelaku usaha tani untuk saling menginspirasi dan mengedukasi masyarakat luas,” kata Rofiq, Selasa, 6 Oktober 2026.

Rangkaian acara HPS 2026 Sleman akan diisi sejumlah agenda edukatif, salah satunya talk show pertanian bertema “Diversifikasi dan Penguatan Pangan Lokal dalam Mendukung Ketahanan Pangan”. Diskusi ini menghadirkan narasumber dari kalangan inovator olahan lokal, yakni produsen Singkong Anak Tani dari Minggir, Wahyu Cipta Yuliasari; produsen Abon Jantung Pisang dari Berbah, Anis Riati Primastuti; produsen Kecap Sang Surya, Endang Wening Budiningrum; serta akademisi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Lastmi Wayansari SGz MPH.

Selain talk show, panitia juga menyiapkan belasan stan pameran produk unggulan pertanian, pasar tani, serta penawaran paket sembako murah dari Bulog dan Gapoktan. Pengunjung juga direncanakan mendapat layanan pembagian 500 cangkir kopi gratis di Stan Kopi Keliling Nirmalagiri dan pembagian 300 bibit tanaman sayuran untuk mendukung pemanfaatan lahan pekarangan rumah tangga.

Dalam rangkaian yang sama, DP3 Sleman turut menggelar Lomba Kelompencapir (Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa) antar-kapanewon. Lomba ini dirancang untuk menguji pengetahuan, kekompakan, serta pemahaman penyuluh dan kelompok tani terkait teknologi pertanian modern dan ketahanan pangan.

Di sisi lain, Pemkab Sleman juga menjadwalkan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara simbolis oleh Bupati Sleman. Bantuan tersebut meliputi 31 unit hand sprayer electric, dua unit alat pengupas biji kopi, serta satu unit mesin sangrai kopi yang akan diberikan kepada Kelompok Tani dan KWT penerima manfaat. Pemerintah daerah juga menyiapkan piala dan apresiasi bagi kelompok tani serta KWT yang berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

Rofiq menambahkan, edukasi diversifikasi pangan B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) akan terus digalakkan. Sepanjang 2026, DP3 Sleman disebut telah melaksanakan 129 kegiatan diseminasi pangan B2SA untuk mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat ke arah yang lebih sehat dan beragam berbasis pangan lokal.

“Kami berharap rangkaian kegiatan Hari Pangan Sedunia 2026 ini makin mengokohkan Kabupaten Sleman sebagai daerah penyangga pangan yang mandiri, adaptif terhadap teknologi, dan berkelanjutan bagi generasi masa kini hingga masa depan,” ujar Rofiq.