Sasa Luncurkan “Sasa Bumbu Praktis”, Bumbu Instan dengan Enam Varian Masakan Indonesia

Sasa Luncurkan “Sasa Bumbu Praktis”, Bumbu Instan dengan Enam Varian Masakan Indonesia

PT Sasa Inti meluncurkan varian baru bumbu masak instan bertajuk Sasa Bumbu Praktis. Inovasi ini diperkenalkan di tengah tingginya penetrasi bumbu masak instan di Indonesia yang disebut mencapai 81,7%, serta meningkatnya kesibukan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

General Manager Marketing PT Sasa Inti, Albert Dinata, mengatakan peluncuran produk tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan cita rasa yang disesuaikan dengan selera konsumen.

Enam varian rasa khas masakan Indonesia

Sasa Bumbu Praktis hadir dengan enam varian rasa yang ditujukan untuk memudahkan proses memasak. Enam varian tersebut meliputi:

  • Sasa Bumbu Lumur Ayam Spesial
  • Sasa Nasi Goreng Ayam Spesial
  • Sasa Nasi Goreng Jawa
  • Sasa Bumbu Ungkep Ayam Kalasan
  • Sasa Bumbu Ungkep Ayam Kuning
  • Sasa Bumbu Kuah Sayur Asem

Albert menyebut dua varian nasi goreng menjadi andalan, yakni Sasa Nasi Goreng Ayam Spesial dan Sasa Nasi Goreng Jawa, karena menu nasi goreng dinilai digemari banyak kalangan. Ia juga menyatakan wisatawan mancanegara kerap mencari nasi goreng saat berkunjung ke Indonesia.

Diklaim praktis dan menggunakan rempah pilihan

Menurut perusahaan, penggunaan Sasa Bumbu Praktis tidak membutuhkan proses memasak yang lama. Produk ini juga disebut diracik dari rempah-rempah asli pilihan dan dibuat dengan teknologi terkini.

Produk tersebut diposisikan sebagai “mitra andalan untuk dapur” dan ditujukan bagi konsumen yang ingin tetap memasak tanpa menghabiskan banyak waktu di dapur, sehingga dapat tetap melakukan aktivitas lain.

Jaringan distribusi dan pasar internasional

Albert menyampaikan Sasa telah hadir sebagai merek bumbu dapur yang digunakan lintas generasi selama 52 tahun dan berkembang menjadi merek lokal yang memimpin pasar, baik di dalam negeri maupun internasional.

Komitmen perusahaan untuk menjangkau konsumen di Indonesia, menurutnya, ditopang oleh distribusi melalui 1,5 juta toko yang didukung 42 sub-distributor di seluruh Indonesia. Produk Sasa disebut dapat ditemukan di pasar tradisional maupun pasar modern, seperti hypermarket, supermarket, dan minimarket.

Selain pasar domestik, Sasa juga telah melakukan ekspor selama lebih dari satu dekade ke sejumlah kawasan, termasuk Asia, Timur Tengah, dan Afrika, serta beberapa negara lain yang dinilai memiliki prospek pemasaran.