Sagolicious memperkenalkan berbagai inovasi olahan berbahan dasar sagu dalam ajang Café & Brasserie Expo (CBE) Indonesia yang digelar di NICE PIK 2, Jakarta, pada 9–11 Oktober 2026. Melalui pameran tersebut, brand kuliner lokal ini menampilkan ragam pangan nusantara sekaligus menunjukkan peluang komoditas sagu untuk masuk ke pasar kuliner modern.
Di stan pameran, pengunjung dapat mencicipi sejumlah menu siap santap dengan bahan utama sagu dan racikan bumbu khas Indonesia. Beberapa di antaranya nasi goreng iga, nasi goreng tuna, mie sagu, serta nasi goreng rempah iga. Menu-menu ini ditawarkan sebagai alternatif karbohidrat bagi konsumen, khususnya di kawasan perkotaan.
Menurut Ali yang melayani pembeli di lokasi, harga menu yang disajikan dipatok mulai Rp30.000. Selain menjual makanan siap santap, Sagolicious juga menyediakan sampel rasa kari dan tomyum secara gratis bagi pengunjung. Ia menyebut dua rasa tersebut menjadi pilihan tester yang disediakan selama pameran.
Sagolicious turut membawa produk ritel kemasan, salah satunya Sago Rice atau beras sagu instan alami. Selama pameran berlangsung, produk yang disebut memiliki harga normal Rp70.000 per bungkus itu ditawarkan dengan promo Rp120.000 untuk pembelian dua bungkus. Di area display produk ritel, pengelola juga menawarkan skema promo “Beli 2 Gratis 1” untuk varian tertentu.
Produk lain yang dipamerkan adalah Mie Sagolicious Sago Noodle/Pasta yang disebut bebas gluten. Varian mie ini hadir dalam beberapa pilihan warna dari bahan alami, seperti buah naga, kunyit, spirulina, serta varian original. Untuk kemasan 300 gram yang disebut cukup untuk enam kali penyajian, harga normalnya Rp45.000 per bungkus, sementara selama pameran tersedia promo Rp70.000 untuk pembelian dua bungkus.
Ali mengatakan Sagolicious telah beroperasi lebih dari tiga tahun. Ia juga menyebut basis kegiatan atau home base usaha tersebut berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menjadi pusat operasional dan distribusi produk mereka.
Selama pameran, stan Sagolicious tampak ramai dikunjungi. Antusiasme pengunjung terlihat dari antrean untuk mencicipi sampel rasa maupun memanfaatkan promo produk ritel. Kehadiran Sagolicious di CBE Indonesia 2026 menjadi upaya memperluas pengenalan olahan sagu sekaligus menangkap minat pasar terhadap pangan alternatif di segmen kuliner modern.