BERITA TERKINI
Riset: Perbaikan Tidur, Aktivitas Fisik, dan Pola Makan Dikaitkan dengan Umur Lebih Panjang

Riset: Perbaikan Tidur, Aktivitas Fisik, dan Pola Makan Dikaitkan dengan Umur Lebih Panjang

JAKARTA — Kebiasaan kecil dalam keseharian disebut dapat berdampak besar terhadap kesehatan dalam jangka panjang, termasuk peluang untuk hidup lebih lama. Sebuah penelitian yang dikutip dari Prevention menyimpulkan bahwa perbaikan pada tiga aspek gaya hidup—aktivitas fisik, tidur, dan pola makan—berkaitan dengan peningkatan harapan hidup jika dilakukan secara konsisten.

Dalam studi tersebut, peneliti menyoroti tiga komponen pola hidup sehat yang dinilai paling berpengaruh terhadap umur panjang. Perubahan yang dimaksud tidak selalu besar, bahkan penyesuaian kecil pun dilaporkan memiliki kaitan dengan manfaat kesehatan.

1. Tidur yang cukup
Penelitian itu mengaitkan penambahan waktu tidur sekitar lima menit per malam dengan peningkatan harapan hidup. Tidur yang memadai disebut membantu proses pemulihan tubuh, menjaga fungsi jantung, dan mendukung kesehatan metabolik.

2. Lebih banyak bergerak
Tambahan sekitar dua menit aktivitas fisik per hari, termasuk aktivitas ringan, juga dilaporkan memberi efek positif. Temuan ini menekankan bahwa olahraga berat tidak selalu menjadi syarat utama, melainkan konsistensi dalam bergerak.

3. Perbaikan kualitas pola makan
Perubahan sederhana pada menu harian, seperti menambahkan setengah porsi sayuran atau sekitar 1,5 porsi gandum utuh per hari, dikaitkan dengan umur yang lebih panjang. Pola makan tersebut disebut mendukung kesehatan pencernaan, mengurangi peradangan, dan membantu mencegah penyakit kronis.

Studi itu juga mencatat, peserta yang hanya meningkatkan salah satu dari tiga kebiasaan tersebut tetap berpeluang memperoleh manfaat, misalnya dengan tidur lebih lama atau lebih aktif bergerak setiap hari.

Menurut temuan penelitian, kombinasi peningkatan tidur, aktivitas, dan kualitas makan yang lebih signifikan dapat dikaitkan dengan kenaikan harapan hidup hingga sekitar empat tahun. Sementara itu, perubahan yang sangat ekstrem pada ketiganya disebut dapat menambah usia hingga 10 tahun.

Para peneliti menyarankan agar perubahan dilakukan secara bertahap dan konsisten, dibandingkan melakukan perubahan ekstrem tetapi sulit dipertahankan. Kebiasaan harian seperti berjalan sedikit lebih lama, menambah waktu tidur, serta meningkatkan konsumsi sayuran dinilai dapat berkontribusi pada kesehatan dan pencegahan penyakit kronis.