Pemerintah Kabupaten Gianyar memperkuat sinergi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pangan pokok di wilayahnya. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi (rakor) ketahanan pangan yang digelar di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar, Selasa (11/8).
Rakor dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widiawati, M.Si. Pembahasan difokuskan pada evaluasi situasi pangan, rantai distribusi, serta langkah taktis pengendalian harga. Kegiatan koordinasi lintas sektor ini dijadwalkan berlangsung rutin satu hingga dua kali setiap bulan untuk mendeteksi potensi persoalan pangan sejak dini.
Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi terbaru, kondisi ketahanan pangan di Kabupaten Gianyar dinyatakan aman dan kondusif. Pasokan beras sebagai komoditas pokok utama tercatat stabil dengan volume stok yang dinilai sangat mencukupi kebutuhan masyarakat.
Selain beras, komoditas bumbu dapur yang kerap mengalami fluktuasi, seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai, juga disebut berada dalam posisi aman. Pergerakan harga ketiga komoditas tersebut dilaporkan relatif stabil di pasaran.
Keterlibatan unsur TNI-Polri dan Kejaksaan dalam rakor ini mempertegas komitmen bersama dalam mengawal distribusi serta menjaga stabilitas daerah. Melalui sinergi tersebut, alur distribusi bahan pokok di seluruh kecamatan dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan signifikan.
Rakor turut dihadiri perwakilan Dandim 1616/Gianyar yang diwakili Batiwanwil Serma I Wayan Antara Yasa, perwakilan Kapolres Gianyar Kanit 3 Satreskrim Ipda I Komang Wiguna Arimbawa, S.H., serta perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Gianyar Kasubsi I Bidang Intelijen Dewa Ayu Sekar Vikanaswari, S.H.