BERITA TERKINI
PLTGU Cilegon dan Polsek Puloampel Gelar Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa dan Huru-hara

PLTGU Cilegon dan Polsek Puloampel Gelar Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa dan Huru-hara

PT PLN Indonesia Power Cilegon PGU (PLTGU Cilegon) bekerja sama dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Puloampel menggelar simulasi pengamanan tanggap darurat menghadapi unjuk rasa dan potensi huru-hara di depan pintu masuk kantor PLTGU Cilegon.

Kegiatan yang disebut rutin dilakukan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Pemilu 2024.

Officer CSR Humas Keamanan PT PLN Indonesia Power Cilegon PGU, Ali Nur Fikri, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan dan pembinaan terkait pengamanan unjuk rasa kepada petugas satuan pengamanan (satpam) PLTGU Cilegon.

Simulasi kemudian dilanjutkan sesuai skenario yang telah ditetapkan. Dalam skenario tersebut, sekitar 40 orang pengunjuk rasa datang ke depan PLTGU Cilegon dan pengamanan awal dilakukan oleh satpam.

“Setelah itu, perwakilan pengunjuk rasa bertemu dengan manajemen, namun belum terjadi kesepakatan, sehingga demo berlanjut dan mulai ricuh,” kata Ali.

Dalam tahap berikutnya, tim pengamanan DALMAS dari Polsek Puloampel dikerahkan untuk membantu di garda terdepan dengan perlengkapan lengkap. Namun, massa dalam simulasi digambarkan tetap berupaya menerobos barisan pengamanan DALMAS dan satpam.

Situasi semakin memanas ketika pihak kepolisian mengamankan salah satu orang yang disebut provokator. Pada saat yang sama, satu orang pendemo dalam skenario dilaporkan pingsan karena terjepit saat terjadi dorong-dorongan. Korban kemudian ditolong oleh tim medis PLTGU Cilegon.

Simulasi berlanjut dengan penyemprotan water canon untuk memukul mundur massa. Pada akhir skenario, tim pengamanan dinyatakan berhasil mengendalikan situasi hingga massa membubarkan diri.