Ternate — Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Pasar Higienis Bahari Berkesan Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara, masih mengandalkan pasokan komoditas pangan, terutama bumbu dapur, dari Subaim, Halmahera Timur. Pilihan itu diambil karena harga sejumlah barang dinilai masih mahal dan pasokan belum stabil.
Salah seorang PKL di Pasar Gamalama, Nursanti, mengatakan pedagang cenderung memilih pasokan dari daerah yang lebih dekat seperti Subaim meski stoknya tidak sebanyak pasokan dari luar Maluku Utara. Menurutnya, pasokan dari luar daerah seperti Manado memang lebih melimpah, namun harga yang ditawarkan lebih tinggi.
“Memang, saat ini, harga barang masih mahal, kami lebih memilih ambil dari daerah yang dekat seperti Subaim, Halmahera Timur, meskipun stoknya tidak sebanyak dari luar Maluku Utara,” kata Nursanti saat dihubungi, Kamis. Ia menambahkan, “Harga dari Manado terlalu tinggi, jadi kami tetap bertahan ambil dari Subaim.”
Nursanti menyebut, salah satu komoditas yang sempat mengalami penurunan harga adalah cabai keriting. Harga cabai keriting yang sebelumnya Rp75 ribu per kilogram, turun menjadi Rp70 ribu per kilogram. Namun, ia menilai tingginya harga sejumlah bumbu dapur masih dipengaruhi keterbatasan stok pasokan.
Di sisi lain, tanggapan warga terhadap harga yang masih tinggi bervariasi. Sebagian mengeluhkan harga yang dinilai memberatkan, namun ada pula yang tidak terlalu mempersoalkan selama ketersediaan barang masih ada.
Salah satu pengunjung Pasar Barito Bahari Berkesan, Asnawi, mengatakan ketersediaan barang menjadi faktor penting. “Kalau ke pasar masih bisa dapat barang, berarti masih aman. Tapi kalau sudah kosong, itu yang jadi masalah, karena harga pasti akan naik,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di pasar tradisional, penurunan harga yang signifikan belum terlihat pada sejumlah bahan pangan, terutama cabai keriting, lemon ikan (jeruk limau), cabai nona, dan bawang merah. Cabai keriting masih dijual sekitar Rp65 ribu per kilogram, sementara lemon ikan bertahan di harga Rp25 ribu per kilogram.