Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan berencana membangun gudang baru untuk penyimpanan obat-obatan di wilayah Duri Kosambi, Jakarta Barat, pada Februari 2026. Pembangunan ini dilakukan menyusul terbakarnya gudang penyimpanan lama milik Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat pada 2024.
Kepala Sudinkes Jakarta Barat, Sahruna, mengatakan pembangunan gudang tersebut telah masuk dalam perencanaan dan akan dilaksanakan pada 2026. Gudang baru itu nantinya akan digunakan untuk menyimpan seluruh jenis obat-obatan, termasuk vaksin yang dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan di Jakarta Barat.
“Sudah direncanakan pembangunan Gudang Sudinkes Jakarta Barat. Pembangunan tersebut akan dilaksanakan pada 2026 ini,” kata Sahruna saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis. Ia menambahkan proses pembangunan ditargetkan mulai Februari mendatang, dengan fungsi penyimpanan untuk semua obat dan vaksin.
Sementara menunggu pembangunan gudang baru, Sudinkes Jakarta Barat saat ini memanfaatkan gudang penyimpanan sementara yang berada di Puskesmas Grogol Petamburan.
Sebelumnya, Sudinkes Jakarta Barat juga membantah adanya tudingan bahwa penyimpanan obat Human Immunodificiency Virus (HIV) dan vaksin di kawasan Grogol Petamburan tidak layak. Sahruna menyatakan penyimpanan di Puskesmas Grogol Petamburan tetap memenuhi standar yang berlaku meski ruangannya berukuran kecil.
“Dengan ruangan yang seadanya di Puskesmas Gropet, penyimpanan tetap dilaksanakan sesuai SOP (standar operasional prosedur) yang berlaku, meski bangunan memang kurang memenuhi,” ujar Sahruna saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (21/1).
Terkait keluhan pasien mengenai bau menyengat pada obat HIV, Sahruna menyebut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI telah melakukan uji sampling dan menyatakan obat tersebut layak dikonsumsi.

