BERITA TERKINI
Pelaku Usaha Kuliner di Bogor Dapat Pelatihan Strategi Pengembangan dan Peluncuran Produk Baru

Pelaku Usaha Kuliner di Bogor Dapat Pelatihan Strategi Pengembangan dan Peluncuran Produk Baru

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menggelar pelatihan Nusantara Culinary Lab hari kedua di Auditorium RRI Bogor, Kota Bogor, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Creative Hub yang ditujukan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha kuliner agar mampu mengembangkan produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Pada sesi hari kedua, peserta memperoleh materi tentang strategi merumuskan produk kuliner yang memiliki keunggulan kompetitif. Pembahasan meliputi cara mengenali keunikan produk, memahami kebutuhan konsumen, serta menentukan nilai tambah agar produk dapat bersaing di pasaran.

Materi disampaikan praktisi dari Foodiz, Hendra Novianto, yang membahas formula produk laris dan pemetaan keunggulan kompetitif produk kuliner. Peserta juga mempelajari Product Life Cycle atau siklus hidup produk untuk memahami tahapan perkembangan produk dan menentukan strategi bisnis yang sesuai.

Selain itu, pelatihan turut mengulas New Product Launching Strategy atau strategi peluncuran produk baru. Materi ini menyoroti langkah-langkah peluncuran produk sebagai upaya menarik pelanggan dan meningkatkan penjualan, sekaligus membantu pelaku usaha merancang peluncuran secara lebih terarah demi menjaga pertumbuhan bisnis.

Melalui rangkaian pembekalan tersebut, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi potensi produk, menyusun strategi pemasaran, dan meningkatkan daya saing usaha kuliner. Penguatan kapasitas ini juga diarahkan untuk mendorong produk kuliner lokal berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas, baik nasional maupun global.

Nusantara Culinary Lab diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Forum Ekonomi Kreatif Kota Bogor serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor. Pelatihan berlangsung selama dua hari, 9–10 Oktober 2026, dengan menghadirkan praktisi dan ahli industri untuk memberikan pembekalan bisnis yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha kuliner.