BERITA TERKINI
Multistrada Siap Batalkan Surat PHK 285 Pekerja, Manajemen Janji Lanjutkan Dialog dengan Serikat

Multistrada Siap Batalkan Surat PHK 285 Pekerja, Manajemen Janji Lanjutkan Dialog dengan Serikat

Direktur Utama PT Multistrada Arah Sarana, Igor Zyemit, memberikan penjelasan terkait kabar pembatalan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 285 pekerja. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk memperlakukan karyawan dengan hormat serta menjaga komunikasi terbuka.

Menurut Igor, perusahaan akan melanjutkan dialog dengan serikat pekerja dalam suasana konstruktif. Sebagai tindak lanjut, Multistrada menyatakan kesiapannya untuk membatalkan surat pemberitahuan PHK yang sebelumnya telah diterbitkan.

Selain itu, perusahaan juga menyebut akan memfasilitasi program pelatihan bagi karyawan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya bersama mencari solusi terbaik melalui dialog bipartit antara manajemen dan pekerja.

“Kami mendengarkan dengan seksama masukan dari perwakilan Serikat Pekerja, dan pertemuan bipartit yang akan berlangsung menjadi wujud nyata komitmen kami terhadap dialog terbuka dan penghormatan terhadap proses yang adil,” kata Igor, Jumat (7/11/2025).

PT Multistrada Arah Sarana merupakan anak usaha Michelin, produsen ban asal Prancis, yang telah beroperasi di Indonesia selama 14 tahun. Dalam periode tersebut, Michelin melalui Multistrada disebut telah menanamkan investasi dan membuka lapangan kerja bagi lebih dari 5.600 pekerja di sektor manufaktur ban dan produk karet.

Sebelumnya, Igor menyatakan rencana pengurangan karyawan merupakan bagian dari penyesuaian terhadap kondisi pasar global yang dinamis. Ia menyebut dua tahun terakhir industri manufaktur ban di Indonesia, termasuk Michelin, menghadapi tantangan besar, salah satunya kebijakan tarif baru Amerika Serikat yang berdampak pada daya saing global perusahaan.

“Kami telah mengambil berbagai langkah adaptasi untuk memastikan kesejahteraan pekerja tetap terjaga. Tetapi penyesuaian lanjutan kini diperlukan untuk menjaga keberlangsungan jangka panjang dan mempertahankan peran penting Indonesia dalam jaringan global Michelin,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan pentingnya mencari solusi alternatif sebelum perusahaan memutuskan langkah PHK.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea sebelumnya mengabarkan perusahaan akan mencabut surat PHK pada Jumat (7/11/2025). Ia menyatakan 285 buruh PT Multistrada Arah Sarana dipastikan kembali bekerja mulai Senin (10/11/2025).

Dalam pernyataannya, Andi Gani juga menyinggung peran DPR. “Langkah cepat DPR menunjukkan kehadiran negara dalam membela perjuangan buruh Indonesia yang diperlakukan tidak adil. DPR telah menunjukkan keberpihakan yang kuat terhadap nasib pekerja Indonesia,” katanya.