Sejumlah pasangan suami istri meyakini variasi posisi saat berhubungan intim dapat membantu meningkatkan gairah dan kepuasan. Namun, hal tersebut tidak selalu menjadi cara yang paling tepat untuk semua orang karena kenyamanan dan preferensi tiap pasangan berbeda.
Bagi pasangan yang ingin mencoba posisi yang dinilai menantang dan membutuhkan kebugaran serta keseimbangan ekstra, salah satu variasi yang kerap disebut adalah posisi helikopter. Posisi ini tergolong tidak mudah dan umumnya memerlukan latihan agar dapat dilakukan dengan stabil.
Apa itu posisi helikopter?
Posisi helikopter menggambarkan suami berada di posisi atas dan melakukan penetrasi ketika istri berada dalam posisi mirip doggy style. Istri bertumpu pada tangan dan lutut, sementara suami juga menopang tubuhnya dengan tangan atau siku. Dalam variasi yang digambarkan, suami mengangkat kaki sehingga tampak seperti “baling-baling helikopter”, lalu menjaga keseimbangan sebelum melakukan dorongan.
Karena suami perlu melakukan gerakan dorong menyerupai mini push-up, kekuatan lengan dan stabilitas tubuh menjadi faktor penting. Disarankan melakukannya perlahan dan memastikan tubuh stabil terlebih dahulu.
Variasi cara melakukan posisi helikopter
-
1) Posisi helikopter klasik
Sebelum mencoba, pasangan disarankan melakukan peregangan atau pemanasan hingga tubuh terasa rileks.
Cara melakukannya: Istri berlutut seperti posisi doggy style. Suami berada seperti posisi push-up dengan penetrasi ke vagina. Dalam gambaran posisi ini, kepala suami dan istri saling berlawanan arah sehingga kaki suami terlihat “melayang” seperti baling-baling.
-
2) Posisi helikopter mengangkat dan bergeser
Variasi ini menempatkan suami dan istri saling berlawanan arah, dengan suami menopang tubuh menggunakan tangan atau siku saat berada di atas.
Cara melakukannya: Istri berbaring tengkurap lurus, dengan siku dan tangan sebagai penopang tubuh. Bantal dapat diletakkan di bawah area vagina dan paha untuk menambah kenyamanan. Suami berada di atas dengan arah berlawanan, lalu melakukan penetrasi. Fokus gerakan pada variasi ini adalah suami mengangkat tubuh untuk penetrasi dan menggesekkan secara perlahan.
-
3) Posisi helikopter “mendarat”
Variasi ini disebut lebih santai karena dimodifikasi dengan posisi istri yang berbaring.
Cara melakukannya: Istri berbaring tengkurap di tempat tidur dan membuka paha agar memudahkan penetrasi. Suami berada di atas dan melakukan penetrasi dengan posisi kepala mengarah ke kaki pasangan, digambarkan menyerupai reverse cowgirl dalam orientasi arah tubuh.
Catatan kenyamanan
Karena posisi helikopter dinilai akrobatik dan menuntut kekuatan serta keseimbangan, penggunaan bantal dapat membantu menopang tubuh dan meningkatkan stabilitas. Pasangan juga disarankan bergerak perlahan agar tetap aman dan nyaman.

