BERITA TERKINI
Mahasiswa BBK 7 UNAIR Edukasi Gizi Seimbang “Isi Piringku” untuk Siswa SDN Kalikatir Mojokerto

Mahasiswa BBK 7 UNAIR Edukasi Gizi Seimbang “Isi Piringku” untuk Siswa SDN Kalikatir Mojokerto

Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar edukasi gizi seimbang bertajuk “Isi Piringku” bagi siswa SDN Kalikatir, Desa Kalikatir, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang pentingnya menerapkan pola makan sehat dan gizi seimbang sejak dini sebagai bekal tumbuh kembang.

Program edukasi tersebut dilaksanakan pada 9 dan 12 Januari 2026 dengan melibatkan seluruh siswa SDN Kalikatir. Para mahasiswa merancang kegiatan secara interaktif dan komunikatif, dengan metode penyampaian yang disesuaikan dengan usia serta kemampuan siswa agar suasana belajar tetap aktif dan mudah dipahami.

Materi yang diberikan mencakup pengenalan konsep gizi seimbang berdasarkan pedoman “Isi Piringku”, termasuk pentingnya konsumsi karbohidrat, protein, vitamin, dan serat. Siswa juga diajak memahami porsi makan yang tepat serta kebiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain pemaparan materi, kegiatan dilengkapi praktik melalui permainan edukatif. Siswa diminta menyusun menu makanan seimbang menggunakan gambar buah, sayur, lauk pauk, dan makanan pokok yang dimasukkan ke dalam kantong kertas pada mading yang disediakan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan uji coba identifikasi kandungan gizi dari berbagai jenis makanan untuk melatih kemampuan siswa mengenali nilai gizi secara sederhana.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Dewan guru SDN Kalikatir, Prasetyawan Jati Susilo, menyebut program “Isi Piringku” sebagai kegiatan pertama yang diikuti siswa di sekolah dan menilai pendekatan praktik langsung memudahkan anak-anak memahami materi.

“Kegiatan ini sangat bagus karena anak-anak tidak hanya mendeskripsikan materi, tetapi juga mendapatkan praktik langsung mengenai macam-macam isi piring, mulai dari karbohidrat, protein, vitamin, hingga zat gizi lainnya,” ujarnya.

Penanggung jawab kegiatan, Fahira Salsabila, menyampaikan harapan agar siswa memahami pentingnya gizi seimbang dan mulai membiasakan diri mengonsumsi makanan sehat. Menurutnya, edukasi ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin ke-4 tentang Quality Education dalam mendukung peningkatan kualitas generasi masa depan.