BERITA TERKINI
Lima Cara Mengolah Daging Kambing Kurban agar Tidak Bau Prengus, dari Buang Lemak hingga Marinasi

Lima Cara Mengolah Daging Kambing Kurban agar Tidak Bau Prengus, dari Buang Lemak hingga Marinasi

Perayaan Idul Adha pada Jumat, 6 Juni 2025 identik dengan aneka olahan daging kurban, baik sapi maupun kambing. Daging tersebut kerap diolah menjadi beragam hidangan dan disajikan bersama nasi atau lontong.

Namun, berbeda dengan daging sapi, daging kambing memerlukan penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan bau prengus. Aroma yang masih tersisa meski sudah dimasak kerap membuat sebagian orang kurang berselera untuk menyantapnya.

Executive Chef Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa I Made Wisnu Adiyatma membagikan sejumlah langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu mengurangi bau prengus pada daging kambing. Berikut lima cara yang dapat diterapkan.

1. Hilangkan bagian lemak
Langkah awal yang disarankan adalah mengurangi atau membuang sebagian lemak pada daging kambing. Menurut Wisnu, cara ini dapat membantu menekan aroma prengus sekaligus mengurangi kelembapan pada daging.

2. Jangan mencuci daging kambing
Setelah lemak dikurangi, daging kambing disarankan tidak dicuci dengan air. Sebagai gantinya, bersihkan bagian yang kotor menggunakan lap bersih atau tisu untuk mengangkat kotoran di sekitar daging.

3. Potong berlawanan arah serat
Pemotongan juga memengaruhi hasil akhir. Wisnu menyarankan agar daging dipotong berlawanan arah serat. Pemotongan yang tidak tepat disebut dapat membuat kelembapan lebih lama tersimpan di dalam daging, sementara kelembapan menjadi salah satu faktor utama penyebab bau prengus.

4. Tambahkan garam saat marinasi
Untuk membantu mengurangi kelembapan dan aroma, marinasi dapat dilakukan dengan menambahkan garam. Wisnu juga menyarankan penggunaan bumbu atau rempah beraroma kuat, seperti bawang putih atau ketumbar bubuk. Proses marinasi untuk daging kambing segar yang belum melalui proses aging dapat dilakukan selama 2–3 jam.

5. Simpan di lemari es atau freezer
Daging kambing bisa langsung diolah atau disimpan terlebih dahulu. Jika disimpan di lemari pendingin, suhu yang dianjurkan adalah 5 derajat Celsius atau lebih rendah, dengan ketahanan ideal sekitar 3–5 hari. Untuk penyimpanan lebih dari satu bulan, daging dapat dibekukan di freezer pada suhu minus 15 derajat Celsius atau lebih rendah.

Catatan saat mengolah sate
Daging kambing juga kerap diolah menjadi sate dengan cara dibakar atau dipanggang di atas bara api. Jika memilih metode ini, daging perlu diperhatikan agar tidak sampai gosong. Daging merah yang dibakar, dibuat sate, atau dipanggang hingga gosong disebut berisiko berubah menjadi pemicu kanker atau bersifat karsinogenik. Wisnu juga menyebut panas tinggi dapat mengubah protein dalam daging kambing menjadi nitrosamin yang bersifat karsinogenik dan dapat memicu Alzheimer.