BERITA TERKINI
Lima Cara Cepat Memipil Jagung agar Dapur Tetap Rapi dan Proses Masak Lebih Efisien

Lima Cara Cepat Memipil Jagung agar Dapur Tetap Rapi dan Proses Masak Lebih Efisien

Jagung menjadi salah satu bahan pangan serbaguna yang kerap hadir di dapur Indonesia, mulai dari campuran sayur, sup bening, hingga olahan seperti dadar jagung. Namun sebelum diolah, ada tahap yang sering menyita waktu: memipil jagung dari bonggolnya. Jika bulir menempel kuat atau jumlah jagung yang diproses cukup banyak, aktivitas ini bisa membuat pekerjaan dapur terasa lebih merepotkan dan area kerja berantakan.

Sejumlah metode sederhana dapat membantu mempercepat proses memipil sekaligus menjaga hasil tetap rapi. Berikut rangkuman lima tips yang dapat dicoba, mulai dari cara tradisional hingga teknik modern.

1. Memakai loyang tulban agar biji tidak berserakan

Salah satu cara praktis adalah menggunakan loyang tulban (loyang dengan lubang di tengah). Jagung diposisikan tegak di atas bagian tengah loyang sehingga pangkalnya tersangga oleh lubang. Setelah itu, gunakan pisau tajam untuk mengiris dari pangkal ke arah bawah mengikuti barisan bulir. Dengan metode ini, biji jagung akan jatuh langsung ke dalam loyang sehingga area kerja lebih bersih dan biji terkumpul rapi. Cara ini juga dinilai cocok untuk memipil dalam jumlah banyak.

2. Rebus jagung terlebih dulu, lalu pipil dengan tangan

Untuk bulir yang lebih mudah dilepas, jagung dapat direbus hingga matang, lalu didinginkan sebentar. Setelah itu, cungkil satu baris bulir menggunakan pisau, kemudian lanjutkan dengan memijit atau mencungkil bulir lainnya memakai tangan. Teknik ini membantu membuat biji lebih empuk, mengurangi risiko tangan sakit atau terkena pisau, serta cenderung menghasilkan bulir yang lebih utuh.

3. Teknik microwave untuk melepas kulit dan serat lebih cepat

Metode lain yang dikenal sebagai “microwave shucking” dilakukan dengan memotong bagian pangkal bonggol hingga batang dasar terlepas, lalu memasukkan jagung utuh beserta kulitnya ke microwave. Jagung dipanaskan sekitar 2–4 menit per bonggol. Setelah dikeluarkan, pegang bagian ujung atas dan goyangkan beberapa kali. Jagung disebut dapat meluncur keluar tanpa kulit dan tanpa serat (silk), sekaligus menjadi setengah matang. Teknik ini dikenal karena prosesnya yang cepat dan hasil yang lebih bersih dari silk.

4. Kupas kulit jagung dengan 2–3 tarikan besar

Bila tidak menggunakan microwave, pengupasan kulit bisa dipercepat dengan cara membagi kulit jagung menjadi dua bagian besar, lalu menarik kuat ke bawah. Ulangi pada sisi lainnya hingga kulit terlepas dalam 2–3 tarikan. Cara ini dinilai lebih cepat dibanding melepas kulit satu per satu, meminimalkan silk yang tersisa, dan tidak memerlukan alat khusus. Setelah kulit terlepas, proses memipil dapat dilanjutkan dengan pisau atau metode loyang tulban.

5. Trik tambahan agar kerja lebih cepat dan hasil lebih rapi

Beberapa langkah kecil juga dapat membantu. Pisau bergerigi dapat membuat potongan lebih rapi dan mengurangi risiko selip. Gunakan mangkuk besar yang dalam untuk menampung biji agar tidak berhamburan. Jika bonggol terlalu panjang, memotong ujungnya bisa membuat pegangan lebih stabil. Pastikan jagung dalam keadaan kering karena permukaan basah lebih licin saat dipipil. Saat mengiris, cukup potong bagian pangkal bulir tanpa terlalu dalam agar tekstur bulir tetap utuh dan tidak banyak bagian yang ikut terpotong.

Hal yang perlu diperhatikan

Jagung segar sebaiknya dicuci setelah dikupas untuk menghilangkan sisa tanah, debu, atau silk. Silk kerap sulit dibersihkan karena halus dan mudah terselip di antara bulir; teknik seperti perebusan atau microwave dapat membantu menguranginya. Selain itu, jagung segar idealnya digunakan dalam 1–2 hari agar kualitas rasa tidak menurun. Metode memasak dengan microwave juga disebut aman dan dapat menjadi cara cepat untuk mengolah jagung tanpa kehilangan banyak kelembapan.