Lotus Variasi & Audio Car yang berlokasi di Jalan Timor Raya Km 7, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, menjadi salah satu tujuan pecinta modifikasi dan variasi mobil. Menurut karyawati Lotus Variasi & Audio Car, Tetri Fanggidae, sebelum sebagian besar masyarakat diliburkan akibat wabah Covid-19, produk yang paling banyak dicari pelanggan adalah kaca riben dan paket audio.
Daftar harga kaca riben
Tetri menjelaskan, kaca riben standar dibanderol Rp 550.000 per paket. Sementara itu, kaca riben Sun Control yang disebut dapat menahan panas dipatok Rp 1.500.000 per paket.
Paket audio dan pilihan speaker
Untuk kebutuhan audio, tersedia paket standar yang terdiri dari 1 unit DVD single, 1 set speaker pintu (2 buah), serta kabel instalasi, dengan harga Rp 1.500.000. Adapun paket lengkap mencakup 1 unit DVD single, 1 set speaker pintu ditambah speaker bass sesuai permintaan pelanggan, kabel instalasi, power, subwoofer, serta kotak, dengan harga Rp 3.250.000.
Ia juga menyebut beberapa pilihan speaker yang tersedia, di antaranya:
- JBR: Rp 1.500.000
- Altitude: Rp 1.500.000
- Fox: Rp 2.500.000
- Venom: Rp 2.500.000
Sementara untuk paket standar, jenis speaker yang digunakan adalah Karman.
Produk lain: alarm hingga bumper
Selain kaca riben dan audio, Tetri mengatakan ada pula produk lain yang dicari pelanggan, seperti alarm mobil, kamera mundur, lampu LED, serta bumper depan dan belakang. Namun, peminatnya disebut tidak sebanyak kaca riben dan audio.
Bumper yang tersedia terdiri dari beberapa bahan, yakni fiber, karet, dan stainless. Rincian harga yang disampaikan antara lain:
- Rhiino Bar: Rp 2.750.000
- Rhiino Guard: Rp 3.500.000
- TRD Sportio: Rp 1.250.000
- Bumper berbahan stainless: Rp 850.000
Untuk jenis mobil Toyota Fortuner dan Pajero Sport, ukuran bumper disebut lebih besar dibandingkan jenis mobil lain karena menyesuaikan bentuk bagian depan kendaraan. Tetri menambahkan, bumper yang dinilai paling bagus berbahan plastik, tetapi pelanggan lebih banyak mencari yang berbahan fiber.
Penjualan menurun saat masa libur
Tetri menyebut, pada bulan tersebut penjualan cenderung sepi karena banyak aktivitas masyarakat berkurang seiring kebijakan libur. Ia juga mengatakan pelanggan yang datang umumnya sudah berkeluarga, yang kemungkinan mencari kenyamanan bagi seluruh anggota keluarga saat berada di dalam mobil.

