BERITA TERKINI
Hari Gizi Nasional 2026: Dorong Literasi Gizi Anak Lewat Edukasi Serentak di Ribuan Sekolah

Hari Gizi Nasional 2026: Dorong Literasi Gizi Anak Lewat Edukasi Serentak di Ribuan Sekolah

Peringatan Hari Gizi Nasional kembali mengingatkan publik pada isu yang kerap dianggap sepele, tetapi berpengaruh besar terhadap masa depan anak: asupan makanan sehari-hari. Di tengah tren makanan instan dan kesibukan keluarga, pemenuhan gizi seimbang masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

Kecukupan nutrisi sejak usia dini berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak, daya tahan tubuh, hingga kesiapan belajar. Karena itu, Hari Gizi Nasional 2026 dipandang sebagai momentum untuk menegaskan bahwa gizi bukan semata soal angka atau tabel nutrisi, melainkan kebiasaan harian yang dibangun di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

Sejumlah nutrisi seperti omega 3 dan 6 serta vitamin penting disebut menjadi bagian dari fondasi agar anak tetap sehat, aktif, dan mampu berprestasi secara optimal. Kesadaran tersebut mendorong berbagai pihak mengambil peran dalam memperluas edukasi gizi kepada masyarakat, termasuk melalui pendekatan kolaboratif yang menyasar ruang-ruang tempat anak bertumbuh, seperti sekolah.

Pada puncak peringatan Hari Gizi Nasional 2026 yang digelar pada 25 Januari 2026 di Lapangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, upaya memperkuat literasi gizi diwujudkan melalui Program Edukasi Gizi Serentak yang diinisiasi Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI). Program ini menjangkau lebih dari 1.000 sekolah di berbagai wilayah Indonesia dan melibatkan ribuan siswa, guru, serta orang tua.

Ketua Umum DPP PERSAGI, Ir. Doddy Izwardy, B.Sc., MA., Ph.D., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PERSAGI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing.

“Edukasi gizi serentak yang dilaksanakan hari ini melibatkan ribuan ahli gizi anggota PERSAGI dan menjangkau ribuan sekolah serta puluhan ribu siswa, guru, dan orang tua di seluruh Indonesia. Melalui edukasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa gizi seimbang dan perilaku hidup sehat harus dimulai sejak dini dan menjadi kebiasaan sepanjang hayat,” kata Doddy.

Program edukasi yang dilaksanakan secara masif dan serentak itu juga mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai edukasi gizi dengan partisipasi sekolah terbanyak. Direktur Operasional MURI, Jusuf Ngadri, menyebut capaian tersebut mencerminkan kuatnya sinergi berbagai pihak.

“Rekor ini tidak hanya mencatat angka partisipasi, tetapi juga menunjukkan bahwa edukasi gizi dapat dijalankan secara masif dan relevan dengan kebutuhan anak serta keluarga Indonesia saat ini,” ujarnya.

Dalam rangkaian upaya tersebut, peran brand yang hadir dalam keseharian keluarga turut disebut sebagai bagian dari dukungan edukasi gizi. Pada momentum Hari Gizi Nasional 2026, BlueBand menghadirkan inisiatif “Satu Sendok Kebaikan Nutrisi BlueBand” yang disebut diperkaya dengan penambahan kadar omega 3 dan vitamin penting.

Inisiatif itu dinyatakan menjadi bagian dari kolaborasi BlueBand dengan Program Edukasi Gizi Serentak PERSAGI, sekaligus menegaskan peran BlueBand sebagai mitra keluarga dalam membangun kebiasaan gizi seimbang melalui langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan sehari-hari.