BERITA TERKINI
Guru Didorong Menjaga Profesionalisme di Tengah Tren Viral Media Sosial

Guru Didorong Menjaga Profesionalisme di Tengah Tren Viral Media Sosial

Guru menghadapi tantangan profesionalisme yang kian kompleks seiring maraknya tren viral di media sosial. Kondisi ini dirasakan Annisya, guru muda Bahasa Indonesia, yang berupaya menjaga etika dan integritas profesi di tengah tuntutan adaptasi teknologi dalam pembelajaran.

Annisya menilai kehadiran media sosial membawa dua sisi bagi dunia pendidikan. Menurutnya, platform digital dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif dan kreatif, namun sekaligus berpotensi mengaburkan batas antara kehidupan profesional dan personal guru.

“Guru harus cerdas menyikapi tren viral. Kreatif itu penting, tapi tetap ada batasan etika dan tanggung jawab sebagai pendidik,” ujar Annisya saat menjadi narasumber acara Sore Ceria Pro2 RRI Sungailiat, Selasa (6/1/2025).

Ia menegaskan profesionalisme guru tidak hanya tercermin dari kemampuan mengajar, tetapi juga dari sikap, tutur bahasa, serta konten yang dibagikan di ruang digital. Sebagai pengajar Bahasa Indonesia, Annisya menekankan pentingnya keteladanan dalam berbahasa, berpikir kritis, serta menghargai norma dan nilai yang berlaku.

Seorang pendengar Pro2 bernama Reisya turut menyoroti pentingnya sikap profesional guru di tengah derasnya arus informasi digital. “Guru sekarang memang harus kreatif, tapi tetap memberi contoh yang baik. Profesionalisme itu penting supaya siswa punya panutan,” kata Reisya.

Reisya menilai tantangan profesionalisme di tengah tren viral menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi sekaligus membangun kesadaran akan etika digital.