Popularitas matcha, bubuk teh hijau asal Jepang, terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selain dikenal sebagai minuman yang sedang tren, matcha juga kerap dikaitkan dengan gaya hidup sehat, mulai dari peningkatan energi hingga dukungan bagi kesehatan jantung. Seiring meningkatnya perhatian pada pola makan sehat dan pengelolaan berat badan, matcha pun sering disebut memiliki potensi membantu menurunkan berat badan. Namun, seberapa besar perannya masih perlu dilihat secara proporsional.
Matcha termasuk jenis teh hijau yang kaya senyawa nabati dan antioksidan. Kandungan ini dikenal berperan dalam mengurangi peradangan, mendukung sistem kekebalan tubuh, serta membantu menjaga kesehatan kardiometabolik. Sejumlah temuan juga mengaitkan kandungan tersebut dengan dukungan terhadap pengelolaan berat badan.
Sejumlah penelitian menyoroti kombinasi zat aktif dalam matcha yang dinilai berpotensi mendukung penurunan berat badan. Matcha mengandung kafein dan epigallocatechin gallate (EGCG), yaitu katekin atau antioksidan kuat dari tanaman. Ahli gizi terdaftar Stacey Woodson menjelaskan bahwa kombinasi EGCG dan kafein dalam matcha dapat bekerja secara sinergis untuk berpotensi meningkatkan metabolisme, meningkatkan oksidasi lemak, memperbaiki sensitivitas insulin, serta menekan nafsu makan secara alami.
Selain itu, matcha juga disebut-sebut dapat mendukung kesehatan mikrobioma usus. Dalam konteks kebugaran, sebuah uji klinis acak pada 2023 mengaitkan konsumsi matcha dengan penurunan kelelahan dan peningkatan adaptasi otot setelah latihan ketahanan. Efek tersebut dinilai dapat memberi dukungan tidak langsung terhadap upaya penurunan berat badan secara keseluruhan.
Meski demikian, para ahli menekankan bahwa matcha bukanlah solusi ajaib untuk menurunkan berat badan. Minuman ini tidak dapat menjadi satu-satunya penentu keberhasilan program penurunan berat badan. Woodson menegaskan, penurunan berat badan yang sehat paling baik didukung oleh pola makan seimbang, hidrasi yang cukup, dan aktivitas fisik yang teratur. Menurutnya, matcha dapat dinikmati sebagai bagian dari pendekatan menyeluruh, namun fondasi utama tetap terletak pada konsistensi menjalani gaya hidup sehat.

