BERITA TERKINI
Dua Pasar Tradisional di Yogyakarta untuk Wisata Kuliner dan Berburu Oleh-oleh

Dua Pasar Tradisional di Yogyakarta untuk Wisata Kuliner dan Berburu Oleh-oleh

Yogyakarta tidak hanya dikenal lewat Malioboro, Keraton, dan beragam destinasi wisata bersejarah. Kota ini juga memiliki pasar tradisional yang menarik disambangi wisatawan, terutama bagi mereka yang ingin mencicipi kuliner lokal dengan harga relatif terjangkau sekaligus melihat aktivitas masyarakat setempat.

Di sejumlah pasar tradisional, pengunjung dapat menemukan beragam makanan khas, mulai dari sate kere, bubur gudeg krecek, jenang gempol, hingga aneka jajanan pasar. Selain menjadi tempat belanja kebutuhan harian, beberapa pasar juga menghadirkan konsep yang lebih modern sehingga bisa menjadi pilihan wisata kuliner saat berada di Jogja.

Berikut dua pasar tradisional di Yogyakarta yang dapat dijadikan opsi untuk berburu kuliner khas sekaligus menikmati suasana lokal.

1. Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo menjadi salah satu pasar tradisional yang paling dikenal wisatawan karena lokasinya dekat kawasan Malioboro. Selain populer untuk berburu batik, kain, rempah-rempah, dan oleh-oleh, pasar ini juga menawarkan sejumlah kuliner legendaris khas Jogja.

Beberapa pilihan yang dapat dicoba antara lain Sate Kere Mbah Suwarning, Dawet Mbah Hari, serta berbagai jenis jenang. Sate Kere Mbah Suwarning disebut telah berdiri sejak 1984, sedangkan Dawet Mbah Hari hadir sejak 1965. Setelah berkeliling mencari oleh-oleh, wisatawan dapat melanjutkan dengan mencicipi makanan tradisional di area pasar.

Lokasi: Jalan Margo Mulyo Nomor 16, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122
Jam operasional: 08.30–21.00 WIB

2. Pasar Prawirotaman

Pasar Prawirotaman menawarkan perpaduan pasar tradisional dengan ruang kuliner yang lebih modern. Lantai pertama difungsikan sebagai area pasar, sementara lantai kedua dilengkapi foodcourt dan coworking space, sehingga menghadirkan suasana berbeda dibanding pasar tradisional pada umumnya.

Di kawasan ini, wisatawan dapat menemukan makanan tradisional hingga menu kekinian. Salah satu yang disebut bisa dicoba adalah Es Moerni 78 dengan pilihan menu seperti es teler, es kelapa, opor ayam, dan selat solo. Bagi pengunjung yang menyukai makanan ala Barat, tersedia The French Press Kopi yang menawarkan sandwich, salad, pancake, pasta, hingga olahan ayam dan sapi. Informasi Bobobox menyebut harga sejumlah menu di area tersebut relatif terjangkau, mulai sekitar Rp7.000 hingga Rp10.000.