BERITA TERKINI
DKI Jakarta: Banjir Rendam 45 RT dan 22 Ruas Jalan, Dinkes Siap Tangani Influenza hingga Rencana Gudang Obat Baru

DKI Jakarta: Banjir Rendam 45 RT dan 22 Ruas Jalan, Dinkes Siap Tangani Influenza hingga Rencana Gudang Obat Baru

Sejumlah peristiwa di DKI Jakarta pada Kamis (22/1) mencakup meluasnya banjir di beberapa wilayah, rencana penambahan layanan transportasi Transjabodetabek, kesiapsiagaan fasilitas kesehatan menghadapi keluhan influenza dan penyakit pernapasan, serta rencana pembangunan gudang penyimpanan obat baru di Jakarta Barat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir merendam 45 rukun tetangga (RT) dan 22 ruas jalan di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. Ketinggian genangan dilaporkan berkisar 15 hingga 90 sentimeter. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyebutkan, “Saat ini terdapat 45 RT dan 22 ruas jalan tergenang.”

Di Jakarta Timur, banjir kembali terjadi di wilayah Kampung Melayu. Ketinggian air di Kebon Pala, Jatinegara, dilaporkan mencapai 125 sentimeter pada RT 13/RW 04. Ketua RT setempat, Sanusi, menyampaikan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan informasi Bendungan Katulampa di Bogor, Jawa Barat, yang berada pada status Siaga 3, dan ketinggian air dilaporkan terus meningkat.

Dari sektor transportasi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan rencana pembukaan rute baru Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta tidak akan menghilangkan trayek lama yang sudah berjalan. “Kami tidak akan mengurangi, tidak menutup trayek-trayek yang sekarang sudah berjalan,” kata Pramono.

Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan kesiapan fasilitas kesehatan untuk melayani warga yang mengalami gejala atau keluhan terkait influenza dan penyakit pernapasan lainnya. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menyebut puskesmas tersedia di setiap kecamatan dan puskesmas pembantu di kelurahan, dengan puskesmas kecamatan beroperasi 24 jam.

Pemprov DKI Jakarta juga merencanakan pembangunan gudang baru untuk penyimpanan obat-obatan di Duri Kosambi, Jakarta Barat, pada Februari 2026. Rencana ini disusun setelah gudang penyimpanan lama milik Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat terbakar pada 2024.