BERITA TERKINI
Bawang Goreng Indonesia Peringkat Pertama dalam Daftar Bumbu Terbaik Dunia 2026 versi TasteAtlas

Bawang Goreng Indonesia Peringkat Pertama dalam Daftar Bumbu Terbaik Dunia 2026 versi TasteAtlas

Bawang goreng asal Indonesia menempati peringkat pertama dalam daftar Best Condiments in the World 2026 (Bumbu Terbaik di Dunia 2026) versi platform kuliner TasteAtlas.

Dalam konteks kuliner, condiments atau kondimen adalah bumbu yang digunakan untuk memberi rasa pada makanan, sebagaimana dijelaskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. TasteAtlas menyusun peringkat tersebut berdasarkan ribuan penilaian pengguna yang telah melalui proses verifikasi. Daftar ini dibuat untuk memperkenalkan kondimen tradisional terbaik dari berbagai negara kepada pencinta kuliner di seluruh dunia.

Berikut 10 besar bumbu terbaik di dunia 2026 versi TasteAtlas:

1. Bawang Goreng (Indonesia)
Bawang goreng khas Indonesia berada di posisi teratas. Kondimen ini dibuat dari irisan bawang merah yang digoreng hingga renyah, menghasilkan rasa gurih, manis, serta aroma khas. Bawang goreng kerap menjadi pelengkap berbagai hidangan Nusantara, seperti nasi goreng, soto, bakso, bubur ayam, hingga semur.

2. Aceto Balsamico di Modena (Italia)
Cuka balsamik dari Italia ini dibuat dari sari anggur yang difermentasi dalam tong kayu. Rasanya dikenal seimbang antara manis dan asam, sehingga sering digunakan untuk salad, daging, hingga keju.

3. Aceto Balsamico Tradizionale (Italia)
Berbeda dari versi Modena, jenis ini diproduksi dengan metode tradisional dan melalui proses pematangan yang dapat berlangsung belasan hingga puluhan tahun. Cita rasanya disebut lebih kompleks dan kaya.

4. Sheng Chou (China)
Sheng Chou merupakan kecap asin ringan khas China yang banyak dipakai sebagai bumbu dasar. Warnanya lebih terang dibanding kecap asin pekat dan memberi rasa gurih tanpa terlalu mengubah warna makanan.

5. Düsseldorfer Mostert (Jerman)
Mustard khas Kota Düsseldorf ini memiliki rasa tajam dengan sedikit sentuhan manis. Biasanya disajikan bersama sosis, daging panggang, atau sandwich.

6. Dou Ban Jiang (China)
Pasta cabai fermentasi dari Sichuan ini terbuat dari kacang fava, cabai, dan garam. Dou Ban Jiang dikenal memiliki rasa pedas, gurih, dan umami, serta menjadi bahan utama dalam berbagai masakan Sichuan.

7. Garam Laut Maldon (Inggris)
Garam laut Maldon dipanen secara tradisional di Essex, Inggris. Kristalnya tipis dan renyah, sehingga kerap digunakan sebagai sentuhan akhir pada steak, seafood, dan sayuran.

8. Lyutenitsa (Bulgaria)
Lyutenitsa adalah saus khas Bulgaria berbahan paprika merah, tomat, wortel, dan rempah-rempah. Rasanya manis, gurih, dan sedikit pedas, umumnya disantap bersama roti atau daging panggang.

9. Jiàng Yóu (China)
Jiàng Yóu merupakan kecap asin tradisional China yang dibuat melalui fermentasi kedelai. Bumbu ini menjadi salah satu bahan penting dalam berbagai masakan China karena memberikan rasa gurih khas.

10. Ajvar (Makedonia Utara)
Kondimen khas Balkan ini dibuat dari paprika merah panggang, terong, bawang putih, dan minyak. Rasanya manis, gurih, dan sedikit berasap, cocok dijadikan olesan roti maupun pelengkap hidangan daging.