Kuliner khas Tasikmalaya, Baso Gejrot, mulai merambah pasar internasional dengan membuka cabang pertamanya di Kota Makkah, Arab Saudi. Ekspansi ini dilakukan sebagai upaya memperluas pasar sekaligus memenuhi kebutuhan kuliner Indonesia bagi jemaah umrah dan haji.
Peresmian langkah ekspansi tersebut ditandai dengan pelepasan tujuh karyawan yang akan bertugas di outlet Makkah. Kegiatan pelepasan berlangsung di salah satu kafe di Jalan Cimulu, Kota Tasikmalaya, pada Kamis, 9 Juli 2026.
Acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candra, jajaran manajemen Baso Gejrot, keluarga karyawan, serta tamu undangan.
Pemilik Baso Gejrot, H. Dede Redi Sutisna, menyampaikan bahwa pembukaan cabang di Makkah didasari tingginya kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap makanan khas Tanah Air, terutama bagi para jemaah yang berada di Arab Saudi.
Menurut Dede, kehadiran Baso Gejrot di Makkah tidak hanya ditujukan untuk pengembangan usaha, tetapi juga untuk menghadirkan cita rasa khas Tasikmalaya bagi warga Indonesia yang sedang beribadah maupun menetap di sana.
Outlet Baso Gejrot di Makkah disebut berada di kawasan yang banyak dilalui jemaah. Menu yang disajikan tetap mempertahankan ciri khas Baso Gejrot, seperti bakso kuah pedas, bakso urat, bakso telur, serta berbagai pilihan pelengkap.
Dede juga menegaskan seluruh bahan baku dan proses produksi telah disesuaikan dengan standar sertifikasi halal yang berlaku di Arab Saudi. Ia menyatakan pengembangan usaha dilakukan dengan mengedepankan pelayanan dan menjaga kepercayaan pelanggan, serta berharap kehadiran Baso Gejrot dapat menunjukkan bahwa produk kuliner Indonesia mampu bersaing di pasar internasional.

