Gabungan organisasi kemahasiswaan bersama elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di pelataran Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Senin, 22 Juni 2026. Aksi ini mengusung tema “Seruan Aksi Mahasiswa dan Masyarakat Ciamis”.
Aksi tersebut dimotori koalisi yang terdiri dari KAMMI, HMI, PMII, IMM, serta Aliansi BEM Ciamis. Sebelum bergerak menuju kantor DPRD untuk menyampaikan delapan tuntutan pokok, massa terlebih dahulu berkumpul di area parkir Polsek Ciamis sebagai titik keberangkatan.
Salah satu perwakilan massa aksi, Nuralim, menyampaikan bahwa gerakan tersebut merupakan gerakan moral yang lahir dari kepedulian terhadap berbagai persoalan publik, baik di tingkat nasional maupun dinamika di daerah. Ia menilai aspirasi masyarakat perlu terus dikawal agar kebijakan pemerintah benar-benar berorientasi pada kemaslahatan publik.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk menyambung lidah masyarakat yang selama ini aspirasinya tersumbat atau belum tersampaikan dengan optimal. Mahasiswa mengemban tanggung jawab moral untuk memastikan setiap kebijakan publik berpihak penuh kepada rakyat kecil,” kata Nuralim.
Dalam aksi itu, salah satu poin yang disorot adalah desakan untuk mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para pengunjuk rasa menuntut agar pelaksanaan program tersebut dilakukan secara transparan dan akuntabel, sehingga dampaknya dapat dirasakan masyarakat di tingkat daerah.

